TROL, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) berupa kendaraan operasional roda tiga dan roda empat kepada 40 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah aktif beroperasi, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Sabtu (16/5).
Bantuan kendaraan operasional tersebut diberikan untuk menunjang mobilitas usaha koperasi, khususnya setelah pembangunan gerai fisik koperasi rampung dilakukan. Pemerintah berharap dukungan sarpras itu mampu mempercepat aktivitas usaha koperasi agar menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri dan produktif.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kendaraan operasional yang diberikan merupakan aset daerah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
Menurutnya, kepala desa dan camat memiliki peran penting sebagai pengawas agar pengelolaan koperasi berjalan profesional dan terhindar dari penyalahgunaan aset.
“Kita rawat bersama-sama. Pak Kepala Desa dan Pak Camat adalah salah satu anggota pengawas di KDKMP. Mari kita awasi dengan baik, mudah-mudahan generasi yang melaksanakan ini bisa menjalankan koperasi dengan baik sesuai harapan pemerintah,” ucap Bupati Hari Wuryanto.
Selain penguatan sarana, Pemkab Madiun juga menyiapkan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pengelola koperasi melalui pelatihan yang terintegrasi dengan sektor ekonomi lainnya.
“Kita bekerja sama dengan Dinas Koperasi. Latihan-latihan untuk peningkatan kapasitas SDM akan kita bantu, dan akan kita integrasikan dengan sektor-sektor ekonomi lainnya supaya KDKMP ini menjadi salah satu penggerak ekonomi di desa,” jelasnya.
Bupati juga berharap KDKMP dapat bersinergi dengan 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Madiun, terutama dalam memenuhi kebutuhan pasokan bahan pangan dan kebutuhan lainnya.
Sementara itu, Dandim 0803 Madiun, I Nyoman Adhi Saputra, mengatakan proses distribusi bantuan sarpras dilakukan secara bertahap karena keterbatasan armada pengiriman.
“Pengirimannya bertahap karena keterbatasan akomodasi sarana angkut. Kendaraan roda tiga, gerobak, termasuk AC dan perangkat lainnya dikirim secara bertahap,” tuturnya.
Dengan dukungan sarana operasional dan penguatan SDM tersebut, Pemkab Madiun optimistis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di tingkat desa sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. (*)
#prokopimkabmadiun











