TROL, Tulungagung – Lantunan dzikir dan sholawat menggema di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Minggu (30/8). Ratusan Jamaah Al-Khidmah dari berbagai daerah di Jawa Timur larut dalam suasana khidmat mengikuti rangkaian dzikir dan haul yang berlangsung sejak pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin turut hadir dalam kegiatan tersebut. Agenda yang digelar rutin setiap tahun ini menjadi momentum bagi jamaah untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus mengenang dan mendoakan para ulama, guru, serta sesepuh yang telah wafat.
Sejak pagi, para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk. Acara diisi dengan pembacaan tawasul, istighotsah, Surah Yasin, Maulidurrasul, serta doa bersama.
Suasana semakin khidmat saat jamaah mengikuti mauizah hasanah yang disampaikan ulama kharismatik, KH Husni Mubarok. Dalam tausiyahnya, jamaah diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta senantiasa menjaga silaturahmi dan persaudaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan dzikir dan haul. Ia menilai kegiatan keagamaan semacam ini memiliki makna penting, bukan hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai sarana introspeksi dan penguatan spiritual masyarakat.
“Acara haul ini adalah bukti kuatnya ikatan spiritual masyarakat Tulungagung dalam menjaga warisan keagamaan yang penuh nilai luhur. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dijaga dan menjadi identitas religius Kabupaten Tulungagung yang mendatangkan keberkahan,” tutur Plt Bupati Ahmad Baharudin.
Menurutnya, keberlangsungan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas juga dapat memperkuat kebersamaan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Jamaah Al-Khidmah merupakan perkumpulan majelis dzikir yang dirintis oleh KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi. Perkumpulan ini berkembang luas dengan jamaah yang tersebar di berbagai daerah hingga mancanegara.
Kegiatan Al-Khidmah antara lain diisi dengan pembacaan tawasul, istighotsah, manaqib, dan sholawat bersama. Tradisi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarsesama jamaah.
Kehadiran jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur dalam kegiatan di Pendopo Kongas Arus Kusumaning Bongso Tulungagung menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat tradisi keagamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat. (jk)











