DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Ranperda Perubahan APBD Tahun 2022

TROL, Tulungagung- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung menggelar rapat paripurna menyetujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2022 menjadi Perda. Rapat tersebut bertempat di ruang Graha Wicaksana lantai dua kantor DPRD Tulungagung, Sabtu pagi (10/9).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos tersebut dihadiri Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM dan Wabup Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE. Selain juga hampir semua anggota DPRD Tulungagung serta Sekda Tulungagung, Drs. Sukaji M.Si.

Meskipun telah ditetapkan menjadi Perda, tujuh fraksi di DPRD Tulungagung tetap memberi catatan dalam pandangan akhir fraksinya masing-masing, termasuk juga sebelas catatan dari Badan Anggaran DPRD Tulungagung.

Andri Santoso Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tulungagung, mengatakan pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD 2022, diawali dengan melakukan kajian oleh masing-masing komisi bersama mitra kerja terkait. “Berdasarkan pembahasan yang dilakukan oleh Banggar DPRD bersama TAPD Kabupaten Tulungagung, diambil kesimpulan oleh Banggar untuk selanjutnya menjadi kesempatan bersama,” kata Andri Santoso. “Setelah mempertimbangkan berbagai aspek pembahasan maka Banggar DPRD Tulungagung memberikan rekomendasi agar Ranperda tentang Perubahan APBD 2022 ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Tulungagung,” tutupnya.

Juru bicara Fraksi PKB, Yuli Nadhifah Triswati ST, yang mewakili pembacaan pandangan akhir semua fraksi, menyatakan catatan fraksinya, di antaranya perlunya Pemkab Tulungagung mengupgrade alat pelayanan e-KTP dan menambah unitnya untuk tidak ada lagi kendala dalam pelayanan dan penambahan anggaran untuk persiapan pemberlakuan kurikulum Merdeka tahun 2022. “FKB juga mendoron Bapenda untuk menaikkan PAD lebih dari 13,53 persen, mengingat tingginya inflasi dunia yang mencapai 2 digit,” paparnya.

Dalam persetujuan penetapan Perubahan APBD Tulungagung TA 2022 tersebut, DPRD Tulungagung menyetujui penambahan anggaran belanja sebesar Rp 653,707 miliar dan penambahan pendapatan sebesar Rp 56,445 miliar.

Adapun perubahan APBD Tulungagung tahun 2022 yang telah disetujui untuk ditetapkan itu secara rinci adalah sebagai berikut: pendapatan semula Rp2.598.713.753.391,00 menjadi Rp2.565.158.782.673,00 atau bertambah Rp56.445.029.282,00. Belanja semula Rp2.666.839.183.703,00 menjadi Rp3.320.546.945.327,00 atau meningkat Rp653.707.761.624,00. Hal ini mengakibatkan defisit setelah perubahan Rp597.262.732.342,00.

Sementara di penerimaan pembiayaan, dari sebelumnya Rp175.000.000.000,00 menjadi Rp782.262.732.342,00 atau bertambah Rp607.262.732.342,00. Pada pengeluaran pembiayaan, dari sebelumnya Rp16.874.569.688,00 menjadi Rp26.874.569.688,00 atau bertambah Rp10.000.000.000,00. Sehingga pembiayaan netto setelah perubahan yang sebelumnya sebesar Rp158.125.430.312, 00 menjadi Rp755.388.162.654,00 atau bertambah Rp597.262.732.342,00. Untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun berkenaan Rp0,00 (nol).

Pada kesempatan sambutannya, Bupati Maryoto Birowo, mengucapkan terimakasihnya pada DPRD Tulungagung karena Ranperda tentang Perubahan APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2022 telah ditetapkan menjadi Perda. “Terhadap catatan yang disampaikan oleh Banggar maupun dari fraksi DPRD, selanjutnya akan kami tindaklanjuti, akan kami laksanakan utamanya yang ada di lapangan dan nanti juga akan kita bahas secara bersama-sama,” katanya.

Mengenai catatan Badan Anggaran agar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga menjadi dua dinas, yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Bupati Maryoto mengatakan akan membahasnya bersama antara dewan pemkab. “Terlebih juga ada permintaan dari pusat untuk membentuk institusi baru yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah,nanti dibahas juga bersama dewan,” tuturnya.

“Semoga kerjasama yang baik dan harmonis selama ini tetap terjaga dan berlanjut serta ditingkatkan untuk masa-masa yang akan datang guna mewujudkan Tulungagung yang ayem tentrem mulyo lan tinoto,” tutup Bupati. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *