World Stroke Day, Tim PKRS RSUD dr. Iskak Gelar Sosialisasi Edukatif

TROL, Tulungagung- RSUD dr. Iskak menggelar kegiatan sosialisasi edukatif kepada pengunjung pada Kamis (3/11) lalu. Hal ini dilakukan oleh seluruh Dokter Saraf yang tergabung dalam organisasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dalam rangka memperingati Hari Stroke Dunia (World Stroke Day). Kegiatan sosialisasi digelar di depan loket BPJS RSUD dr. Iskak.

Sebenarnya World Stroke Day jatuh pada 29 Oktober, namun tetap diperingati oleh PKRS dengan tujuan agar pengunjung lebih menyadari terhadap penyakit stroke karena menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia hingga saat ini.

Hadir dalam kegiata sosialisasi dan edukasi itu, Kepala Seksi Pelayanan Medis, dr. Moch. Rafi, tiga dokter spesialis saraf yang didapuk menjadi narasumber, yaitu dr. Jenar Haarumi, Sp. S, dr. Joko Rudyono, Sp. S, dr. Sartika Dewi, Sp. S dan Koordinator Gizi Klinik, Andina Devi Arvita, S. Gz., RD.

Dalam sambutannya, dr. Rafi berpesan pengunjung RSUD dr. Iskak mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai penyakit stroke, langkah pencegahan berikut prosedur pengobatannya. “Waktu dan penanganan fase stroke sangat mempengaruhi keberhasilan dan kesembuhan pasien yang mengalami serangan stroke,” kata dr. Rafi.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Save Precious Time, Minutes Can Save Independence”. Artinya, gunakan waktu secepat mungkin untuk konsultasi ke dokter jika tanda-tanda stroke muncul pada seseorang.

Digelar sejak pagi, pengunjung tampak antusias mngikuti jalannya sosialisasi dan edukasi bertempat di area ruang tunggu poliklinik RSUD dr. Iskak. Mereka mayoritas adalah pasien dan keluarga yang menunggu antrean layanan rawat jalan poliklinik.

Senada, Koordinator Gizi Klinik, Andina Devi Arvita, S. Gz., RD yang berpesan agar baik pasien yang belum pernah terkena stroke dan sudah pernah terkena stroke lebih hati-hati dalam pola konsumsi kesehariannya.

“Utamanya makanan yang harus dihindari adalah makanan bersantan, biskuit kemasan, dan konsumsi garam yang harus sesuai takaran. Selain itu juga dilihat penyakit komplikasi lainnya, seperti diabetes, darah tinggi, kolesterol tinggi, dan lain sebagainya,” pesannya.

Poin penting kegiatan ini adalah RSUD dr. Iskak mengajak seluruh pengunjung dan masyarakat, lebih menerapkan pola hidup baik dan sehat. Sebab, mencegah lebih baik dari pada mengobati dan sama dengan meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan dan pengendalian faktor risiko stroke.

Inti pesan yang disampaikan yakni agar masyarakat lebih waspada dan menekankan pentingnya pengetahuan tentang stroke. Jika pengetahuan dasar tentang stroke sudah baik, diharapkan tumbuh kesadaran untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat da menerapkan prinsip “SeGeRa Ke RS”.

Tagline ini dibuat agar masyrakat lebih mudah menghafal dan familiar di telinga, penjelasannya adalah:

Se        : Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba.

Ge       : Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba.

Ra       : BicaRa pelo/tiba-tiba tidak dapat bicara/tidak mengerti kata-kata/bicara tidak nyambung.

Ke       : Kebas atau baal, atau kesemutan separuh tubuh.

R         : Rabun, pandangan atau mata kabur, terjadi tiba-tiba.

S          : Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya. Gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *