Daerah  

Mitra SRPB Jatim Ikuti Pelatihan di Pacitan

foto: mitra srpb jatim menjadi peserta pelatihan penyuluh mitigasi bencana geologi di pacitan

TROL, Pacitan – Ancaman bencana geologi punya potensi tinggi di Jawa Timur. Oleh karena itulah, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Pelatihan Penyuluh Mitigasi Bencana Geologi di Jawa Timur, Senin-Jumat, 3-7 Juni 2024.

Sebanyak sepuluh anggota mitra Sekretariat Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim ikut dalam kegiatan pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung di Parai Beach Resort di kawasan Pantai Teleng Ria, Kabupaten Pacitan.

Sepuluh anggota mitra SRPB Jatim yang ikut kegiatan ini adalah Ghisda Jutyawan, Zainal Fatah, Wahid Zenuddin, Heni Nur Azizah, Rizki Daniarto, Bramantyo Nugroho Azis, Achmad Ramadhani Prakoso, Kholil Kusairi, Rizal Rahmat Nurcahyo, dan Dwi Yanto.

Pelatihan mengundang beberapa instruktur dari Kementerian ESDM. Dalam pelatihan ini tidak hanya dilakukan secara teori saja, tapi juga dengan praktik di lapangan dan simulasi.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) Dwi Anggoro Ismukurnianto mengatakan, salah satu tugas lembaganya adalah memberikan pelatihan geologi, mineral, dan batu bara.

“Bersyukur para peserta terpilih dari seleksi yang diadakan sebelumnya. Diharapkan para peserta bisa menularkan ilmunya kepada masyarakat setelah pelatihan ini. Kami serius untuk mengelola diklat ini,” kata Dwi Anggoro Ismukurnianto.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Bige Agus Wahjuono mengatakan, potensi bencana geologi di Jawa Timur cukup kompleks.

“Oleh karena itu, pelatihan ini sangat krusial diadakan,” ucapnya.

Ia berharap para peserta pelatihan penyuluhan ini nantinya bisa menjadi garda terdepan dan menjadi jembatan terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat maupun pemerintah.

Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Ia melihat pelatihan ini sangat besar manfaatnya.

“Apalagi kegiatan ini bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi para peserta,” katanya. (Rizky/Di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *