foto: bupati bojonegoro, setyo wahono saat memberikan sambutan
TROL, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memperkuat upaya menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat melalui penandatanganan komitmen sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan 19 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (20/1).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan, Satpol PP memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup). Penegakan regulasi tersebut, menurutnya, bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Satpol PP merupakan penjaga Perda dan Perbup. Target akhirnya adalah terwujudnya ketenteraman, ketertiban, serta perlindungan kepada masyarakat,” kata Setyo Wahono.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara Satpol PP dan OPD. Sinergi lintas perangkat daerah dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketertiban di lapangan.
“Ini merupakan tanggung jawab bersama. Setiap permasalahan harus direspons dengan langkah nyata dan perbaikan langsung di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga mendorong Satpol PP dan OPD untuk terus berinovasi serta beradaptasi dengan perkembangan sosial dan teknologi. Pendekatan penegakan ketertiban, menurutnya, harus mengikuti dinamika zaman agar tetap efektif.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Satpol PP Kabupaten Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, kondisi ketenteraman dan ketertiban umum yang kondusif hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antar perangkat daerah.
Ia menyebut kompleksitas dinamika sosial masyarakat menuntut peningkatan koordinasi dan penguatan peran masing-masing OPD dalam mendukung tugas Satpol PP.
“Komitmen ini menjadi langkah untuk menyamakan persepsi dan strategi antar pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan efektivitas penegakan Perda, Perkada, dan perlindungan masyarakat,” jelasnya.
Djoko Lukito menambahkan, berdasarkan penilaian Indeks Penyelenggaraan Ketertiban dan Ketenteraman Umum Kementerian Dalam Negeri tahun 2025, Kabupaten Bojonegoro meraih skor 88,12 dan menempati peringkat keenam se-Jawa Timur dengan kategori sangat baik. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat skor 81,32 dan berada di peringkat ke-27.
Penandatanganan komitmen sinergitas ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat Bojonegoro secara berkelanjutan. (adi)
#bojonegorokab.go.id











