Peringati Harhubnas, Pemkab Sumenep Tegaskan Komitmen Tingkatkan Infrastruktur Perhubungan

foto: Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, inspektur upacara

TROL, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Halaman Kantor Bupati, Rabu (17/9).

Dalam peringatan ini, Pemkab menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan transportasi melalui pembangunan infrastruktur perhubungan yang lebih baik dan aman.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa sektor transportasi menjadi perhatian serius, terutama dalam menunjang mobilitas masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Untuk faktor keamanan transportasi laut, Pemkab telah memberikan hibah 83 unit alat pendeteksi kepada pemilik kapal penumpang yang terhubung dengan aplikasi Si Kapal,” ujar Wabup Kiai Imam dalam sambutannya.

Alat yang dimaksud adalah Automatic Identification System (AIS), yang berfungsi untuk memantau posisi kapal secara real-time, serta memberikan informasi terkait cuaca dan kondisi laut kepada nahkoda.

Teknologi ini dinilai penting untuk mendukung keselamatan pelayaran, mempercepat penanganan kecelakaan laut, dan meminimalisir jumlah korban.

“Si Kapal akan memudahkan identifikasi kapal saat terjadi kecelakaan laut, sehingga proses penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat dan efisien,” tambahnya.

Selain sektor laut, Pemkab Sumenep juga mencatat kemajuan di bidang transportasi darat, salah satunya dengan diresmikannya Terminal Arya Wiraraja oleh Kementerian Perhubungan.

Terminal baru ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi para pengguna transportasi darat.

“Selain itu, Saat ini telah hadir empat operator ojek online di Sumenep, memberikan masyarakat lebih banyak pilihan dalam layanan transportasi,” ungkapnya.

Di sektor udara, keberadaan Bandara Trunojoyo juga terus dikembangkan. Bandara ini kini melayani rute perintis seperti Sumenep–Pagerungan dan Sumenep–Bawean, serta menjadi lokasi dua sekolah penerbangan.

Bahkan, rencana pembukaan rute komersial seperti Sumenep–Surabaya dan Sumenep–Jakarta sedang dalam proses pengembangan.

“Kami berusaha menghidupkan Bandara Trunojoyo agar bisa menjadi pusat transportasi udara yang menunjang konektivitas Sumenep dengan wilayah lain,” tutur Wabup.

Sementara itu, dalam momen Harhubnas ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget memperkenalkan kebijakan baru terkait pemenuhan dokumen kapal berkapasitas di bawah 7 GT.

Kepala KSOP Kalianget, Azwar Anas, menyampaikan bahwa kini kapal kecil wajib memiliki e-pass kecil, kartu digital mirip ATM yang menjadi syarat untuk membeli BBM bersubsidi.

“E-pass kecil menggantikan dokumen manual dan memudahkan verifikasi pembelian BBM. Tahun ini, kami sudah mendistribusikan 100 kartu e-pass kecil secara gratis, beserta 100 jaket pelampung (life jacket),” jelas Azwar.

Peringatan Harhubnas di Sumenep tahun ini menjadi momen penting untuk menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah dalam membangun sistem transportasi yang inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

 

(hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *