Hukrim  

Korban Penganiayaan Dirawat Inap di Puskesmas Bluto, Pelaku Terancam Penjara

foto: korban saat menjalani rawat medis di puskesmas beluto

TROL, Sumenep – Moh. Latif Syarifuddin (30), warga Desa Bluto, Kecamatan Bluto, kini menjalani perawatan intensif di Puskesmas setempat setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial YS.

Latif mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya. Menurut kuasa hukum korban, Mahbub Junaidi, S.H., peristiwa penganiayaan tersebut menyebabkan kliennya mengalami luka di bibir atas kanan, memar di pelipis kiri, serta lembam di bagian kepala akibat benturan keras.

“Klien kami dipukul berkali-kali di wajah dan dibanting ke tanah, sehingga mengalami luka berat,” ujar Mahbub Junaidi, S.H., kepada media, Kamis (28/11/2025).

YS, terduga pelaku, diketahui merupakan Pendamping Desa di Kecamatan Gayam. Keterlibatan aparat desa dalam insiden ini menimbulkan keprihatinan publik, mengingat posisi tersebut seharusnya digunakan untuk melayani dan melindungi masyarakat.

Mahbub menjelaskan bahwa pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bluto telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengusut kasus tersebut. Proses penyidikan disebut terus berjalan guna memastikan adanya penegakan hukum yang objektif.

“Penyidik Polsek Bluto terus mendalami keterangan saksi dan bukti di lokasi kejadian. Kami akan terus mengawal kasus ini agar penegakan hukum berjalan transparan dan adil,” tegas Mahbub.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis. Sementara itu, media ini belum meminta keterangan resmi  dari pihak Polsek Bluto terkait perkembangan penyidikan kasus penganiayaan tersebut.

(hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *