TROL, Bojonegoro – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengevakuasi seorang remaja yang tenggelam di embung Dusun Gayam, Desa Gayam, Kecamatan Gayam. Korban bernama Muhammad Khoirul Anam (14), warga setempat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (11/12), atau sehari setelah dilaporkan hilang.
Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan bahwa korban sebelumnya bermain di tepi embung bersama empat rekannya pada Rabu (10/12) siang. Saat korban tak kunjung muncul ke permukaan, teman-temannya panik dan meminta pertolongan warga.
BPBD menerima laporan pada pukul 14.43 WIB. Tim gabungan terdiri dari BPBD, pemerintah desa, TNI, Polri, Dinas Damkarmat, dan warga kemudian melakukan penyisiran dari titik awal hilangnya korban hingga aliran sungai yang terhubung dengan embung tersebut.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dengan radius sekitar 2 kilometer dari titik lokasi kejadian pada pukul 7.11 WIB. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” ujar Heru.
Ia mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak di area perairan, terutama sungai, waduk, dan embung yang memiliki arus atau kedalaman tidak terpantau.
“Orang tua perlu mendampingi anak saat berada di area perairan dan mengedukasi mereka mengenai bahaya bermain di sungai. Selain itu, penting memasang tanda larangan di lokasi yang berisiko. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat desa atau Pusdalops BPBD Bojonegoro melalui WhatsApp 08113356444,” tandasnya.
#bojonegorokab.go.id











