Rakorkab PKH Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Dorong Program Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

TROL, Tulungagung – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tulungagung. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (8/1) di Gedung Sabha Husada Bhakti, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Rakorkab ini diikuti oleh jajaran SDM PKH Kabupaten Tulungagung, para Ketua Tim Kecamatan PKH, perwakilan SDM Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), SDM Rehabilitasi Sosial, serta unsur terkait lainnya. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Ketua Tim SDM PKH Provinsi Jawa Timur, serta jajaran pengelola PKH tingkat kabupaten.

Dalam arahannya, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa Program Keluarga Harapan merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. Menurutnya, PKH tidak hanya berfungsi meringankan beban keluarga penerima manfaat, tetapi juga menjamin akses yang lebih baik terhadap layanan dasar.

“PKH bukan sekadar bantuan sosial, tetapi instrumen penting untuk memastikan masyarakat miskin mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial yang layak,” ucap Bupati dalam sambutannya.

Bupati Gatut Sunu menekankan bahwa keberhasilan PKH sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia pengelolanya, khususnya para pendamping PKH yang bersentuhan langsung dengan keluarga penerima manfaat di lapangan.

“Pendamping PKH adalah ujung tombak keberhasilan program ini. Tanpa SDM yang berkualitas dan koordinasi yang solid, PKH tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan PKH, mulai dari akurasi data keluarga penerima manfaat, efektivitas pendampingan dan pengawasan, hingga upaya mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat agar secara bertahap dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial.

“Kita harus memastikan data benar-benar valid dan pendampingan berjalan efektif, agar keluarga penerima manfaat dapat naik kelas dan mandiri,” imbuhnya.

Melalui Rakorkab ini, Bupati Gatut Sunu berharap dapat dirumuskan langkah-langkah konkret dan rekomendasi yang aplikatif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan PKH di Kabupaten Tulungagung. Ia juga mengingatkan seluruh SDM PKH agar senantiasa memegang prinsip bekerja, bergerak, dan berdampak sebagaimana arahan Menteri Sosial.

“Setiap program harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar rutinitas administratif,” pungkasnya. (jk)

 

#prokopimtulungagung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *