Matanair Terus Memanas, Fauzi As: Camat Rubaru Buta Huruf

TROL, Sumenep – Beredarnya Foto pembentukan Panitia Pilkades Antar Waktu (PAW) desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur makin memanas, pasalnya Camat Rubaru dinilai menimbulkan masalah baru, sebab dalam pertemuan yang dihadiri Forpimka Kecamatan Rubaru terpampang backdroup yang bertuliskan “PEMBENTUKAN PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA ANTAR WAKTU” (PAW). padahal PTUN Surabaya sudah mengeluarkan Penetapan Eksekusi memberikan batasan waktu 21 Hari Kerja untuk Bupati Sumenep Melantik Ahmad Rasidi sebagai Kepala Desa Matanair.

Dilansir dari beberapa media Camat Rubaru mengatakan Bahwa Banner itu salah, Bukan Pembentukan Panitia, melainkan tindak lanjut hasil rapat Internal BPD Matanair,

Menyikapi Acara Rapat tersebut Fauzi Pembina “ARM” mengatakan bahwa Camat Rubaru mungkin buta HURUF, atau kerasukan “JIN” mengingat tulisannya besar dan baner itu terpasang menjadi backdroup acara resmi.

“Mungkin Camat Rubaru buta Huruf mas, bisa dibayangkan tulisan sebesar itu tidak terlihat, dan jika terjadi kesalahan penulisan kenapa tidak diturunkan, Atau Jangan-jangan Banner itu titipan sponsor, yang dari awal kami sangat mencurigai bahwa camat Rubaru ini sudah bertindak diskriminatif terhadap Ahmad Rasidi, atau mungkin karena Namanya Sesama Arif, dia ingin juga dapat hadiah seperti Kadis Pertanian ya, tidak apa-apa saya kasih juga dia nanti Hadiah, dan kita Kasih Banner dengan tulisan yang salah juga di depan kantornya, dengan Tema “KONSER AMAL DUO ARIF”, ucapnya ke media ini (25/3)

(hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *