Aliansi LSM Menyoal Uang 3 Miliar Dari KONI ke Persedikab Kediri

TROL, Kediri – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat LSM yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Kediri Raya datangi kantor KONI kabupaten Kediri, Rabu (5/2).

Ditemui Humas KONI Timotius, mereka pertanyakan dana KONI dari APBN 3 miliar yang dialirkan ke Persedikab Kabupaten Kediri tanpa melalui prosedur yang berlaku dan tanpa koordinasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Dalam pernyataan resminya, perwakilan aliansi Siti Isminah mengungkapkan, berdasarkan investigasi awal, terdapat indikasi bahwa pencairan dana tersebut tidak sesuai dengan mekanisme administrasi yang semestinya. Seharusnya, penggunaan anggaran untuk pengembangan sepak bola daerah dilakukan melalui prosedur resmi yang melibatkan PSSI sebagai induk organisasi sepak bola di Indonesia.

“Kami ingin meluruskan informasi yang berkembang dan memastikan bahwa transparansi dalam pengelolaan dana olahraga tetap terjaga. Dugaan penyalahgunaan dana ini perlu diusut tuntas untuk menghindari ketidak wajaran dalam pemanfaatan anggaran negara” ujarnya.

Aliansi juga mendesak agar pihak Kejaksaan Negeri juga Kejaksaan Tinggi segera turun tangan bila mana perlu KPK juga turun tangan langsung untuk segera melakukan audit mendalam guna memastikan ada atau tidaknya penyimpangan dalam mekanisme pencairan dana ini. Jika terbukti adanya pelanggaran, mereka menuntut tindakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KONI dan Persedikab belum memberikan tanggapan. Namun, Timotius menjelaskan pihak Ketua KONI kabupaten Kediri sedang rapat untuk persiapan kejuaraan Ponprov sehingga audensi tidak menemui titik temu.

Di kantor Persedikab pun tidak ada pengurus atau manager, hanya ditemui penjaga gedung.

Aliansi LSM menegaskan akan terus mengawal kasus ini guna memastikan bahwa pengelolaan dana negara dalam sektor olahraga dilakukan secara transparan dan akuntabel demi kemajuan sepak bola nasional. (tian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *