Petani Tembakau di Jombang Mulai Dapat Pupuk Bersubsidi

foto: petani jombang

 

TROL, Jombang – Petani tembakau di wilayah utara Sungai Brantas, kabupaten Jombang, mulai menerima bantuan pupuk bersubsidi jenis NPK.

Kepala Dinas Pertanian Jombang, M. Rony mengatakan, bantuan ini disalurkan oleh Pemkab Jombang melalui program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan nilai anggaran mencapai 5,4 miliar.

“Petani tembakau tidak mendapatkan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat, maka dari itu kami bantu melalui program ini,” jelas Rony, Senin (2/6).

Rony menambahkan, sebanyak 350 ton pupuk NPK disiapkan dan disalurkan kepada 108 kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan). Pupuk tersebut telah dikirim hingga ke tangan petani, meski sebagian belum bisa diaplikasikan karena kondisi lahan yang masih basah akibat hujan.

“Jadi sekarang sudah disalurkan ke petani, hanya karena kondisi belum memungkinkan diaplikasikan di lapangan, sekarang posisi masih di petani,” ujar Rony.

Bantuan ini juga menjadi bagian dari percepatan program 100 hari kerja bupati Warsubi dan wakil bupati Salmanudin Yazid. Target luas tanam yang dicapai tahun ini mencapai 6.154,40 hektare.

“Sebenarnya anjuran atau dosisnya itu 250 kilogram per hektare. Tetapi menyesuaikan anggaran, sehingga hanya 40 kilogram per hektare. Sisanya, mereka secara swadaya,” jelasnya.

Di tengah cuaca yang belum menentu, Rony mengimbau petani mulai melakukan antisipasi agar lahan siap saat musim tanam tiba.

“Memang belum bisa menanam tembakau, karena hujan masih ada. Tetapi beberapa solusi sudah kami sampaikan, salah satunya membuat drainase atau got dengan kedalaman kurang lebih 30–40 sentimeter,” tambahnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *