Hukrim  

Usai Isu Suap 250 Juta Kasus BSPS: Kasat Reskrim Polres Sumenep Borong HP Mewah!

foto: Usai Isu Suap 250 Juta Kasus BSPS: Kasat Reskrim Polres Sumenep Borong HP Mewah!

TROL, Sumenep – Aroma busuk dugaan suap dalam kasus Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep makin menyengat.

Setelah mencuat isu bahwa Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Sumenep diduga menerima uang “pengamanan” sebesar 250 juta,

Kali ini publik dikejutkan dengan gaya hidup mewah Kasat Reskrim AKP Agus S.H.
Tak tanggung-tanggung, berdasarkan pantauan media ini, AKP Agus bersama anggota Unit Tipidkor, Gatot, memborong ponsel-ponsel mewah merk Samsung di toko DJ99, Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

Seolah sengaja mempamerkan hidup mewahnya secara terbuka di akun media sosial milik toko DJ99, seakan memancing kemarahan warga yang selama ini menjadi korban ketidakadilan.

“Dia tersenyum, rakyat menangis di gubuk reot. Ini tidak bisa dibiarkan. Jabatan Kasat Reskrim seharusnya jadi alat perjuangan hukum, bukan alat pemerasan rakyat,” ujar Sulaisi S.H., Sualaisi peraktisi hukum antikorupsi kepada media ini, Senin (11/8).

Hidup Mewah di Tengah Isu Suap
Dalam video yang beredar luas di TikTok, AKP Agus terlihat santai, mengenakan pakaian rapi dan tersenyum lebar saat memilih dan membeli ponsel premium.

Sementara itu, di pelosok Sumenep, warga masih bermimpi mendapatkan rumah layak huni melalui program BSPS yang justru tengah diselidiki karena dugaan penyimpangan.

“Kasat Reskrim jangan menari-nari di atas penderitaan rakyat! Ini melecehkan rasa keadilan,” lanjut Sulaisi dengan nada tinggi.

Desakan Transparansi dan Pemeriksaan Internal

Menyikapi ini, masyarakat dan sejumlah peraktisi hukum di kabupaten Sumenep mendesak Kapolda Jawa Timur dan Propam Mabes Polri segera turun tangan untuk memeriksa dugaan gratifikasi dan suap yang mencoreng nama institusi kepolisian.

“Ini bukan hanya soal moral, tapi soal integritas institusi hukum. Setelah viral di pemberitaan unit pirkor Polres Sumenep terima suap 250 juta dan langsung pamer gaya hidup mewah, itu bukan kebetulan tapi itu penghinaan terbuka terhadap hukum,” tegas Sulaisi.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Polres Sumenep belum memberikan klarifikasi resmi terkait isu suap 250 juta maupun aksi kasat reskrim borong HP mewah.

 

(hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *