Charles Darwin Dikenang Setiap 24 Nopember Hari Evolusi

foto: ilustrasi hari evolusi

 

TROL, Jakarta – Setiap tanggal 24 November, dunia memperingati Hari Evolusi, mengenang kontribusi besar Charles Darwin dalam memahami asal-usul kehidupan. Tanggal ini dipilih karena pada 24 November 1859, Darwin menerbitkan karya terkenalnya On the Origin of Species by Means of Natural Selection, yang menjadi tonggak penting bagi ilmu biologi modern.

Hari Evolusi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ilmu pengetahuan, khususnya teori evolusi, yang menjelaskan bagaimana spesies makhluk hidup berubah secara bertahap melalui proses seleksi alam. Konsep ini telah menjadi landasan bagi biologi modern, genetika, ekologi, dan berbagai penelitian ilmiah lainnya.

Dikutip dari laman National Today, peringatan terkait karya Darwin sudah dimulai sejak 1909, tepat 50 tahun setelah publikasi Origin of Species. Meski istilah “Hari Evolusi” baru populer beberapa dekade kemudian, ide menghormati kontribusi Darwin sudah lama digagas oleh komunitas ilmiah di berbagai negara.

Selain mengenang Darwin, perayaan ini juga menjadi momen edukatif bagi masyarakat. Melalui Hari Evolusi, publik diingatkan untuk memahami proses-proses biologis seperti adaptasi, seleksi alam, dan perubahan spesies dari generasi ke generasi. Pendidikan tentang evolusi dianggap penting untuk membangun kesadaran ilmiah dan menghargai keanekaragaman hayati di bumi.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, teori evolusi telah diperluas dengan penemuan genetika modern, mutasi, dan analisis DNA, sehingga memberikan pemahaman lebih lengkap mengenai perubahan spesies sepanjang waktu. Hari Evolusi menjadi momen bagi ilmuwan, guru, dan masyarakat umum untuk merenungkan bagaimana sains terus membentuk cara manusia memahami kehidupan dan alam semesta.

Hari Evolusi bukan hanya mengenang Darwin, tapi juga mengajak kita memahami pentingnya sains dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini diharapkan terus menjadi sarana edukasi yang memotivasi generasi muda untuk tertarik pada sains dan penelitian, sekaligus menumbuhkan rasa kagum terhadap keanekaragaman hayati di bumi.(*)

*kbr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *