foto: gotong royong pasca banjir Polsek muara dua lhokseumawe/yusrizal
TROL, Lhokseumawe— Pasca banjir yang merendam desa Paya Punteuet, kecamatan Muara Dua, jajaran Polsek Muara Dua bersama Muspika dan warga turun langsung melakukan normalisasi saluran air dan pembersihan jalan, Rabu (17/12).
Sejak pukul 9 pagi, kegiatan difokuskan pada titik-titik terdampak parah, antara lain saluran air dan akses jalan menuju SD Negeri 7 Muara Dua, Simpang BI dusun Paya Lhok, sepanjang jalan Paya Punteuet–Buloh Blang Ara, lorong permukiman warga, hingga ruas Paya Punteuet–Paloh Bate.
Kapolsek Muara Dua Ipda Yudira Nugraha bersama Camat Muara Dua Faisal, S.STP., MSI, Danposramil Peltu Eri Iswadi, unsur TNI-Polri, aparatur desa, dan masyarakat terlibat langsung di lapangan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan melalui Kapolsek Muara Dua menyebutkan, hasil patroli pasca banjir menemukan sejumlah saluran mengalami pendangkalan dan tersumbat lumpur serta sampah. Kondisi itu dinilai berpotensi memicu banjir susulan.
“Kami langsung berkoordinasi dengan DLHK untuk mendatangkan alat berat agar pembersihan berjalan cepat dan maksimal,” kata Ipda Yudira Nugraha.
Satu unit excavator dan mobil dump truck dikerahkan untuk mengangkat material lumpur yang menutup saluran dan badan jalan. Proses normalisasi dilakukan secara gotong royong dengan pengawasan aparat.
Selain pembersihan, petugas mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke saluran air demi mencegah banjir berulang. Normalisasi ini diharapkan memperlancar aliran air dan memulihkan aktivitas warga pasca banjir. (yusrizal)











