foto: gotong royong , nakes aceh utara bersihkan fasilitas kesehatan di langka/trol/rizal
TROL, Aceh Utara — Sebulan setelah banjir bandang menerjang kecamatan Langkahan, Aceh Utara dan menyisakan endapan lumpur di sejumlah fasilitas publik, termasuk fasilitas layanan kesehatan. Pemulihan belum sepenuhnya rampung.
Dinas Kesehatan Aceh Utara mengerahkan tenaga kesehatan lintas puskesmas untuk membersihkan fasilitas terdampak, Selasa (6/1). Kegiatan dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik di kecamatan Langkahan.
Sebanyak 13 Puskesmas disasar dalam pembersihan ini. Enam puskesmas difokuskan membersihkan Puskesmas Langkahan beserta fasilitas pendukung layanan kesehatan. Tujuh puskesmas lainnya membantu pembersihan Puskesmas Simpang Tiga Langkahan dan sejumlah fasilitas umum di kawasan tersebut.
Puskesmas Syamtalira Aron menjadi salah satu yang terlibat. Pembersihan difokuskan pada Puskesmas Langkahan, rumah dinas tenaga kesehatan, gudang farmasi, serta fasilitas umum yang terdampak langsung banjir bandang.
Kepala Puskesmas Syamtalira Aron, Ners Marwinda, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk solidaritas tenaga kesehatan terhadap wilayah terdampak.
“Ini bentuk kepedulian tenaga kesehatan terhadap fasilitas pelayanan dan masyarakat yang terdampak banjir bandang,” kata Marwinda.
Setiap Puskesmas diwajibkan menurunkan 10 tenaga kesehatan. Seluruh kegiatan dipimpin langsung oleh kepala Puskesmas masing-masing dan dipantau jajaran Dinas Kesehatan Aceh Utara.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Abdurrahman, mengatakan pemulihan fasilitas kesehatan menjadi prioritas pascabencana.
“Kami instruksikan kepala puskesmas turun langsung ke lapangan. Saya mendampingi kegiatan ini di Langkahan,” ujar Abdurrahman.
Menurut dia, pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan fisik bangunan, tetapi juga kesiapan fasilitas layanan kesehatan agar kembali berfungsi optimal.
“Pelayanan kesehatan harus segera pulih agar masyarakat tetap terlayani,” katanya.











