Alokasi Pupuk Subsidi Bojonegoro 2026 Naik Jadi 130.177 Ton

foto: kepala dinas ketahanan pangan dan pertanian bojonegoro, zainal fanani

TROL, Bojonegoro – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Bojonegoro tahun anggaran 2026 sebesar 130.177 ton. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Nomor: 500/7683/110.2/2025.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan alokasi awal tahun 2025 yang hanya mencapai 116.117 ton. Kenaikan kuota ini dinilai sejalan dengan kebutuhan sektor pertanian di Bojonegoro.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zainal Fanani, mengatakan tambahan kuota pupuk subsidi diharapkan mampu menunjang produktivitas petani serta menjaga stabilitas produksi pertanian daerah.

“Penambahan alokasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petani dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” kata Zainal Fanani.

Pada tahun 2026, terdapat empat jenis pupuk subsidi yang dialokasikan untuk petani Bojonegoro. Rinciannya yakni pupuk Urea sebanyak 63.213 ton, NPK Phonska 53.015 ton, pupuk Organik 13.948 ton, dan pupuk ZA sebanyak 1 ton.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, alokasi pupuk Urea dan NPK Phonska mengalami peningkatan. Bahkan, kuota NPK Phonska naik lebih dari 10.000 ton dari alokasi tahun 2025. Sementara itu, pupuk Organik mengalami penyesuaian atau penurunan dari sebelumnya 18.083 ton.

Penyaluran pupuk subsidi tersebut diprioritaskan bagi petani yang telah terdaftar dalam sistem e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Berdasarkan data pengajuan tahun 2026, sebanyak 188.093 NIK petani di Kabupaten Bojonegoro tercatat telah masuk dalam sistem tersebut.

Pemerintah mengimbau petani penerima pupuk subsidi agar memanfaatkan alokasi sesuai ketentuan dan dosis yang dianjurkan guna menjaga kesuburan lahan serta keberlanjutan hasil pertanian. (adi)

#bojonegorokab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *