foto: bupati madiun hadiri hari wuryanto hadiri pagelaran wayang kulit di pg rejo agung baru
TROL, Madiun – Pagelaran wayang kulit dengan Dalang Ki Cahyo Kuntadi asal Blitar meramaikan acara tasyakuran tutup giling Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru Kota Madiun, Jumat malam (9/1). Lakon Pandawa Laku Dharma (Wiratha Parwa) dipentaskan sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur atas capaian produksi tahun 2025.
Pagelaran seni budaya Jawa tersebut digelar di Emplasmen PG Rejo Agung Baru dan diiringi Karawitan Sanggar Seni Madangkara. Suasana semakin semarak dengan penampilan penyanyi campursari ternama Niken Salindry bersama Jolang cs, yang menghibur masyarakat hingga larut malam.
Acara ini dihadiri Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak, Wali Kota Madiun Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd, jajaran direksi dan manajemen PG Rejo Agung Baru, serta unsur Forkopimda Kota Madiun.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun memberikan apresiasi kepada PG Rejo Agung Baru atas capaian hasil giling terbaik pada tahun ini. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap peran PG Rejo Agung Baru dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya di sektor gula.
“Tutup giling ini menjadi bukti kesejahteraan petani tebu sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan,” kata Bupati Madiun.
Tasyakuran tutup giling PG Rejo Agung Baru tahun 2025 ini tidak hanya menjadi agenda rutin perusahaan, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara industri gula, petani tebu, dan pemerintah daerah. Pagelaran wayang kulit dipilih sebagai simbol jati diri budaya bangsa yang sarat nilai moral dan filosofi kehidupan. (*)
#prokopimkabmadiun











