foto: bupati aceh utara (Ayahwa) dampingi mentan dan ketua momisi lV DPR – RI .
TROL, Aceh Utara — Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil (Ayah Wa) mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto meninjau langsung lokasi sawah terdampak banjir dan longsor di gampong Pinto Makmur, kecamatan Muara Batu, Kamis, (15/1).
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Pertanian menerima laporan terkait kerusakan lahan pertanian akibat bencana. Sebanyak 200 hektare sawah dengan kategori rusak ringan hingga sedang di gampong Pinto Makmur segera direvitalisasi. Sementara total lahan sawah terdampak banjir di Aceh Utara yang memerlukan penanganan mencapai 11.929 hektare.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan, proses revitalisasi sawah akan melibatkan petani setempat melalui skema padat karya. Pemerintah akan membayar petani yang terlibat langsung dalam pemulihan lahan dengan mekanisme swakelola. “Jika perlu, petani mengerjakan sendiri revitalisasi lahannya dan dibayar oleh pemerintah,” ujar Amran di lokasi.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan Bupati Aceh Utara telah menyampaikan langsung aspirasi warga terdampak banjir kepada Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI. Permohonan tersebut meliputi dukungan revitalisasi sawah, bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), sektor peternakan, benih unggul, pestisida, obat-obatan, pupuk, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi petani.
Menurut Muntasir, bantuan tersebut dinilai mendesak mengingat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan sumber penghidupan utama masyarakat Aceh Utara yang terdampak bencana. Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan ekonomi warga pascabanjir. (rizal)











