TROL, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memastikan kesiapan operasional RSUD Temayang terus dimatangkan secara menyeluruh. Rumah sakit yang diproyeksikan memperkuat layanan kesehatan di wilayah selatan tersebut kini memasuki tahap akhir pemenuhan persyaratan sebelum resmi beroperasi penuh.
Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiyati, mengatakan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan penyempurnaan dilakukan secara komprehensif, mulai dari aspek administrasi hingga teknis pelayanan.
“Prosesnya berjalan sesuai tahapan. Kami memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi sebelum izin operasional diterbitkan,” ucapnya, Selasa (3/3).
Ia menegaskan, prinsip utama yang dipegang adalah kesiapan total saat layanan dibuka untuk masyarakat.
“Ketika izin operasional terbit, seluruh layanan sudah benar-benar siap dijalankan dengan standar mutu dan keselamatan pasien yang optimal. Tidak boleh ada yang setengah siap,” tegasnya.
Dari sisi sumber daya manusia (SDM), RSUD Temayang telah menyiapkan 12 dokter spesialis yang siap bertugas. Selain itu, tersedia dokter umum, dokter gigi, serta puluhan tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri atas perawat, bidan, apoteker, asisten apoteker, pranata laboratorium atau analis, radiografer, nutrisionis, tenaga sanitasi lingkungan, perekam medis, teknisi elektromedis, administrator kesehatan, hingga tenaga administrasi pelayanan.
“Kami menyesuaikan komposisi SDM dengan standar rumah sakit tipe C. Jadi bukan hanya jumlahnya yang kami siapkan, tetapi juga kompetensi dan distribusinya di setiap unit layanan,” jelas Ninik.
Sementara itu, sarana dan prasarana layanan juga telah dipersiapkan. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang rawat inap dengan sejumlah tempat tidur dalam beberapa kelas perawatan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang tindakan, ruang operasi, ruang perawatan intensif, ruang isolasi, ruang bersalin dan nifas, serta poli spesialis.
Fasilitas penunjang turut dilengkapi, antara lain ruang administrasi, laboratorium, radiologi dan CT scan, instalasi farmasi, instalasi gizi, CSSD, ruang laundry, hingga ruang pemulasaraan jenazah. Seluruh ruangan tersebut dirancang agar dapat langsung difungsikan begitu operasional penuh dimulai.
Ninik berharap kehadiran RSUD Temayang mampu memangkas jarak akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah selatan Bojonegoro.
“Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke pusat kota untuk mendapatkan layanan medis. Dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga medis yang siap, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif,” pungkasnya.
Dengan kesiapan tenaga medis, kelengkapan fasilitas, serta pemenuhan seluruh ketentuan perizinan, Pemkab Bojonegoro optimistis RSUD Temayang segera beroperasi dan menjadi penguat sistem layanan kesehatan daerah secara berkelanjutan. (adi)
#bojonegorokab.go.id











