Layanan Kesehatan di Bojonegoro Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran 2026

foto: kepala dinas kesehatan (dinkes) bojonegoro, ninik susmiati

TROL, Bojonegoro – Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro dipastikan tetap beroperasi selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Masyarakat diminta tidak khawatir karena layanan kesehatan tetap tersedia, terutama untuk kondisi darurat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sistem pelayanan khusus melalui pengaturan jadwal piket tenaga kesehatan di seluruh fasilitas.

“Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan disiagakan secara bergilir selama 24 jam, khususnya di Instalasi Gawat Darurat,” ucapnya.

Ia menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan telah diinstruksikan untuk menjaga kualitas pelayanan selama masa libur panjang. “Kami pastikan pelayanan tetap berjalan optimal. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena seluruh tenaga medis tetap siaga,” kata Ninik.

Sejumlah rumah sakit daerah yang disiagakan antara lain RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Padangan, RSUD Sumberrejo, dan RSUD Kepohbaru. Rumah sakit tersebut telah menyiapkan tim medis lengkap, termasuk dokter spesialis yang bersifat on call, perawat, tenaga laboratorium, dan radiografer.

Selain rumah sakit, sebanyak 35 puskesmas di 28 kecamatan juga tetap membuka layanan Unit Gawat Darurat, persalinan, dan rawat inap selama 24 jam. Seluruh puskesmas tersebut difungsikan sebagai posko kesehatan selama masa libur dan cuti bersama Lebaran.

“Seluruh puskesmas kami siagakan sebagai posko kesehatan. Ini untuk memastikan masyarakat, termasuk para pemudik, tetap mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat,” tambahnya.

Dinkes juga memastikan kesiapan ambulans di setiap fasilitas kesehatan untuk mendukung layanan kegawatdaruratan. Di sisi lain, layanan Public Safety Center (PSC) 119 tetap aktif sebagai pusat komando respons cepat medis pra-rujukan.

Setiap pos pelayanan kesehatan dilengkapi obat-obatan emergensi, oksigen, serta peralatan pertolongan pertama guna mendukung penanganan kondisi darurat di lapangan.

Untuk layanan rumah sakit, Instalasi Gawat Darurat dan rawat inap tetap berjalan normal selama libur Lebaran. Sementara itu, pelayanan rawat jalan ditutup pada hari H Lebaran dan masa cuti bersama. Meski demikian, layanan penting seperti hemodialisa, ICU, NICU, serta tindakan medis darurat tetap beroperasi.

“Layanan-layanan kritis seperti ICU, NICU, dan hemodialisa tetap berjalan. Kami juga mengoptimalkan sistem rujukan agar pasien bisa segera mendapatkan penanganan,” jelas Ninik.

Dinkes Bojonegoro juga mengoptimalkan sistem rujukan melalui Command Center SIAGABRO PSC 119 untuk memastikan penanganan dan evakuasi pasien berjalan cepat dan tepat.

Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah selama libur Lebaran, sehingga perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan kondusif. (adi)

#bojonegorokab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *