TROL, Tulungagung – Perayaan Idul Fitri di Indonesia tak hanya menjadi momen kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga identik dengan ragam hidangan khas yang sarat makna dan tradisi.
Berbagai daerah, sajian Lebaran menjadi bagian penting dalam mempererat tali silaturahmi, menghadirkan kehangatan di setiap rumah yang terbuka bagi keluarga dan kerabat.
Berikut adalah beberapa makanan khas Lebaran yang sering disajikan di berbagai daerah:
● Ketupat dan Opor Ayam
Di meja makan, Ketupat hampir selalu menjadi hidangan utama. Makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda ini bukan sekadar pelengkap, melainkan simbol khas Lebaran. Ketupat biasanya disajikan bersama Opor Ayam, hidangan berkuah santan dengan bumbu rempah seperti serai, lengkuas, dan kunyit yang menghadirkan cita rasa gurih yang khas.
● Rendang dan Sambal Goreng Ati
Tak hanya itu, Rendang turut menjadi primadona di banyak rumah. Masakan khas Minangkabau ini dikenal luas berkat proses memasaknya yang panjang, menghasilkan daging yang empuk dengan bumbu yang meresap sempurna. Sementara itu, Sambal Goreng Ati kerap hadir sebagai pelengkap, menawarkan sensasi pedas gurih yang memperkaya variasi rasa dalam satu hidangan.
● Lontong Sayur dan Semur Daging
Di sejumlah daerah, masyarakat juga menyajikan Lontong Sayur sebagai alternatif ketupat. Lontong yang disiram kuah santan berisi sayuran seperti labu siam, tahu, dan telur ini menjadi pilihan favorit karena rasanya yang ringan namun tetap mengenyangkan. Selain itu, Semur Daging dengan cita rasa manis gurih dari kecap dan rempah-rempah turut melengkapi hidangan Lebaran di banyak keluarga.
● Kue Kering
Tak lengkap rasanya suasana Lebaran tanpa kehadiran Kue Kering yang tersaji di ruang tamu. Beragam jenis seperti nastar, kastengel, putri salju, hingga lidah kucing menjadi suguhan wajib untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi, mencerminkan keramahan tuan rumah.
Lebih dari sekadar santapan, ragam hidangan khas ini merepresentasikan kekayaan kuliner Nusantara yang diwariskan dari generasi ke generasi. Momentum Lebaran pun menjadi ruang untuk merawat tradisi, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan kenangan yang terus hidup dalam setiap sajian. (*)
#rri.co.id







