TROL, Bojonegoro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait tumpukan sampah liar di lahan kosong yang dinilai merusak estetika dan mengancam kesehatan lingkungan.
Tim gabungan DLH bersama pihak Kelurahan Jetak melakukan pembersihan di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Jumat (27/3). Lokasi tersebut selama ini kerap dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Kegiatan ini merupakan langkah proaktif DLH dalam menekan munculnya titik-titik kumuh, khususnya di wilayah padat penduduk. Petugas menyisir area lahan kosong dan mengangkut seluruh sampah yang menumpuk.
Kepala DLH Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan.
“Kami tidak akan membiarkan lahan kosong berubah menjadi sumber penyakit. Pembersihan ini adalah langkah nyata untuk mengembalikan fungsi lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” tuturnya.
Ia menegaskan, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah munculnya kembali TPS liar.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Kami mengimbau warga ikut mengawasi dan melaporkan jika ada aktivitas pembuangan sampah sembarangan,” katanya.
DLH Bojonegoro memastikan akan terus memantau sejumlah titik rawan sampah liar di wilayahnya. Upaya ini diharapkan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Selain itu, langkah tersebut sejalan dengan kampanye lingkungan yang terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui berbagai platform media sosial guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (adi)
#bojonegorokab.go.id











