Diskominfo Sumenep Asal Caplok

Foto: Kantor Diskominfo Sumenep yang berlokasi di Jalan K.H. Mansyur IV, Podak, Desa Pabian, Kecamatan Kota.

TROL Sumenep – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, asal caplok soal Konsep mengulas tentang pendidikan, prestasi murid, kesejahteraan guru dan pembangunan gedung sekolah.

Diskominfo Kabupaten Sumenep merencanakan hasil dari karya teman-teman jurnalistik akan dibukukan sebagai kado di akhir masa jabatan Bupati Fauzi.

Buku tersebut merupakan kumpulan hasil karya para jurnalis di Kabupaten Sumenep dengan melibatkan beberapa dinas Salah satunya yakni Dinas Pendidikan (Disdik)

Kabid Informasi dan Komunikasi Diskominfo Sumenep, Sujatmiko menyampaikan,”Jadi nanti hasil dari karya teman-teman akan dibukukan sebagai kado di akhir masa jabatan bupati Sumenep,” ke media

Selain itu pihak Diskominfo mengklaim jika konsep yang dibagikan kepada jurnalis merupakan idenya, bukan konsep milik Dinas Pendidikan Sumenep.

“Itu di kami, karya dan ide kami, bukan dinas pendidikan,” ucap Miko.

Namun hal itu dibantah oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep melalui Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Sumenep, Ardiansyah Ali Shochibi.

Ia mengatakan,”Itu Diskominfo juga asal caplok tanpa koordinasi dulu ke sini. Itu konsep kita di (dinas pendidikan, red) dan masih kami rapatkan dengan para bidang,” kata Ardi kepada wartawan

sebab untuk menghimpun data tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Samapai saat ini masih dalam proses tahapan validasi.

“Masih kami rampungkan dengan para bidang, waktunya lumayan lama. Sementara personel di sini masih sibuk ke kegiatan dinas yang lain,” pungkas Ardi ke media

Sementara Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi saat dikonfirmasi media mengaku tidak tahu menahu soal pembuatan buku hasil karya wartawan yang digagas oleh Kabid Informasi dan Komunikasi, Irwan Sujatmiko.

Indra hanya menyarankan, jika konsep apapun terkait kerjasama dengan perusahaan media bisa ditanyakan langsung kepada yang membidangi.

“Kalau itu tanya ke Miko lah,” singkat Indra saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya. Jumat (31/5).

Sekedar informasi, anggaran kerjasama iklan di Diskominfo Sumenep mencapai Rp3,7 miliar di tahun 2024.

Anggaran miliaran ini dikucurkan dari APBD Sumenep untuk para pelaku media yang sudah melakukan kerjasama.

Belum diketahui secara pasti, apakah ada anggaran khusus untuk penerbitan buku dari karya wartawan tersebut.

 

(hartono)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *