TROL, Kediri – Insiden tragis terjadi di desa Mangli, kecamatan Puncu – Kediri, pada Sabtu sore (18/11). Sebuah truk dump yang mengangkut para pendemo terguling, diduga akibat tindakan ugal-ugalan dari sopir yang dalam kondisi mabuk.
Menurut saksi mata, truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi di jalan desa yang sempit dan berkelok.
“Sopirnya seperti tidak memperhatikan keselamatan. Truk terlalu oleng saat menikung, hingga akhirnya terguling,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.
Truk tersebut diketahui mengangkut belasan pendemo yang baru saja pulang dari sebuah aksi unjuk rasa di dikantor KPH Perhutani Kota Kediri dan Kejaksaan Kabupaten Kediri. Saat kejadian, beberapa penumpang terlempar keluar dari bak truk, mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka.
Sementara Itu ditempat terpisah Unit Laka Lantas Polres Kediri dihubungi awak media melalu telpon Whatshap diterima Bripka Anton mengatakan belum mendapatkan laporan hingga saat ini dan pihaknya akan mendatangi TKP di mana wilayah yang diduga tempat terjadinya dump truk yang terguling tersebut yang membawa pedemo yang kemungkinan ada korban.
Terjadinya insiden ini patut menjadi sorotoan publik terutama bagi pihak Kepolisian Satuan Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri harus bertindak tegas supaya hal serupa tidak terulang lagi di kemudian hari bahwa dump truck bukan peruntukannya untuk mengangkut orang. Pentingnya keselamatan dalam transportasi, terutama saat mengangkut massa dalam jumlah besar. (tian)











