Kementan dan Pemkab Tulungagung Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

TROL, Tulungagung – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama Wakil Bupati Ahmad Baharudin menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi kepada sejumlah Gapoktan dan Kelompok Tani di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (26/11).

Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian RI dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung sebagai upaya mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Acara penyerahan dihadiri Anggota DPR RI M. Sarmuji, S.E., M.Si., Dr. Ir. Heru Cahyono, M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Ketua Komisi B DPRD Tulungagung beserta anggota, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan Tani Merdeka, serta para ketua Gapoktan dan Kelompok Tani se-Tulungagung.

Kementerian Pertanian menyerahkan berbagai bantuan alsintan dan benih, di antaranya 1 unit tractor roda crawler, 2 handtractor singkal, 61 pompa air, 7 rice transplanter, 60 handsprayer, 1 combine harvester, serta 44.950 kg benih padi varietas Inpari 32.

Bantuan tersebut didistribusikan kepada kelompok tani dari berbagai kecamatan, seperti Sumbergempol, Kalidawir, Gondang, Ngunut, dan Rejotangan.

Pemerintah daerah juga menyalurkan 9 handtractor rotary dan 8 kendaraan roda tiga kepada kelompok tani di Boyolangu, Campurdarat, Gondang, Pakel, Rejotangan, dan Sumbergempol.

Bupati Gatut Sunu menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungannya bagi petani di Tulungagung. Bantuan ini merupakan hasil usulan panjang yang akhirnya terwujud berkat dukungan APBN melalui Kementan RI.

“Bantuan ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memajukan pertanian Tulungagung. Dengan Alsintan modern ini, biaya produksi bisa ditekan, dan kualitas hasil panen meningkat. Kami titip pesan kepada Poktan untuk merawat dan memanfaatkan alat ini secara kolektif dan berkesinambungan,” tegasnya.

Bupati Gatut Sunu berpesan agar bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan digunakan secara bijak oleh seluruh kelompok tani dan Gapoktan.

“Saya berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan secara maksimal dan digunakan secara bijak. Gunakan secara gotong royong, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani,” tuturnya.

Selain itu, Bupati juga minta untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap penggunaan dan perawatan bantuan alsintan ini, pastikan semua terawat dan digunakan secara maksimal. (jk)

#prokopimtulungagung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *