TROL, Tulungagung – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI Ikatan Seni Hadrah Indonesia Nahdlatul Ulama (ISHARI NU) Kabupaten Tulungagung yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu malam (3/1).
Muscab VI ISHARI NU ini menjadi forum penting bagi organisasi seni Islami tersebut dalam melakukan konsolidasi organisasi, memilih kepengurusan baru, serta merumuskan program kerja ke depan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai tradisi.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menyampaikan apresiasi kepada ISHARI NU atas perannya dalam melestarikan seni budaya Islam, khususnya seni hadrah dan shalawat, sebagai media dakwah yang santun dan menyejukkan di tengah masyarakat.
Menurut Bupati Gatut Sunu, keberadaan ISHARI NU merupakan bukti bahwa seni Islami mampu bertahan dan berkembang sejak berdirinya pada abad ke-19 hingga saat ini, dengan tetap memadukan unsur seni, budaya, dan spiritualitas.
“Musyawarah Cabang ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan program kerja yang visioner, adaptif, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mendukung upaya pelestarian seni budaya religi yang sejalan dengan pembangunan karakter masyarakat yang religius, berbudaya, dan berakhlak mulia. Bupati juga berharap ISHARI NU dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat persatuan dan kesatuan umat.
Muscab VI ISHARI NU Kabupaten Tulungagung turut dihadiri oleh Ketua PW ISHARI NU Jawa Timur, Sekretaris Umum PW ISHARI NU Jawa Timur, Ketua PCNU Tulungagung, Ketua PC ISHARI NU Tulungagung, Majelis Hadi ISHARI NU Tulungagung, Ketua GP Ansor Tulungagung, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Bupati Gatut Sunu berharap kegiatan ini dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Kabupaten Tulungagung. (jk)
#prokopimtulungagung











