Ratusan PMI Bermasalah Kelompok Rentan Dipulangkan dari Malaysia

foto: ilustrasi bandara juanda

TROL,Tanggerang– Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta memfasilitasi pemulangan 127 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Bermasalah Kelompok Rentan dari Malaysia. Teknisnya dilakukan dalam tiga kloter penerbangan dari Kualal Lumpur ke Jakarta.

“Proses pemulangan ini bukan sekadar pemeriksaan biasa, melainkan wujud komitmen negara. Khususnya dalam memenuhi hak perlindungan bagi seluruh warga Indonesia dimanapun mereka berada,” kata Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, Jumat (15/8).

Ia mengatakan, Imigrasi Soekarno-Hatta merasa terhormat dapat bersinergi dengan Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Sehingga, pemulangan ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Galih membeberkan bahwa pemulangan dilakukan dalam tiga penerbangan menggunakan Garuda Indonesia GA 821 dari Kuala Lumpur, dengan membawa 63 orang. Lalu, Air Asia QZ 205 dari Kuala Lumpur membawa 37 orang, dan Batik Air Malaysia OD 343 dari Penang membawa 27 orang.

Pada pemulangan tersebut, Imigrasi Soekarno-Hatta menyediakan konter pemeriksaan terpisah di Terminal 2 dan Terminal 3 Kedatangan. Polisi Khusus Keimigrasian juga dikerahkan di sepanjang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) guna memastikan keamanan dan ketertiban selama proses pemeriksaan.

“Kali ini imigrasi juga memfokuskan pelayanan pada kelompok rentan, seperti penumpang lansia. Bahkan, penumpang dengan kursi roda atau membawa bayi,” ujarnya.

Imigrasi Soekarno-Hatta mencatat, tidak semua WNI yang dipulangkan memegang paspor yang masih berlaku. Beberapa diantaranya diketahui menggunakan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang diterbitkan oleh kantor perwakilan Indonesia.(rri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *