TROL,- Augeste Comte adalah orang yang memprakarsai ilmu sosiologi pertama kali. Setelah itu, ilmu sosiologi semakin berkembang ke penjuru dunia urutan sejarah perkembangan sosiologi dunia:
Tahun 1834, Aguste Comte menjadi tokoh yang pertama kali mengemukakan tentang kata sosiologi, tertulis dalam buku The Course of Positive Phylosophy.
Tahun 1870, Karl Marx menjadi tokoh populer karena pemikirannya tentang ide-ide kritis terkait sistem kapitalisme. Mark adalah orang yang berkontribusi terhadap ide-ide sosialisme, komunisme, dan teori konflik.
Tahun 1876, Herbert Spencer menerbitkan buku berjudul Principle of Sociology, dalam bukunya ia menjelaskan tentang ‘evolusi sosial’.
Tahun 1895, Emile Durkheim menunjukkan bahwa pentingnya metodologi ilmiah dalam sosiologi yang kemudian terkenal dengan istilah fakta sosial. Durkheim merupakan bapak sosiologi modern.
Tahun 1890-an, sudah banyak ditemui kuliah sosiologi di berbagai universitas, salah satunya adalah Max Weber yang hadir sebagai akademisi kritis yang cerdas.
Tahun 1990-an, masalah urbanisasi dan industri di Amerika mulai banyak, hal inilah yang membuat para sosiolog terdorong untuk mencari solusi. Mereka mulai melihat sosiologi sebagai pedoman untuk menciptakan kemajuan sosial.
Tahun 1930-an, mulai muncul jurnal ilmiah tentang sosiologi. Riset-riset sosiologi pun mulai dilakukan.
Perkembangan sosiologi di Indonesia
Sementara itu, perkembangan sosiologi di Indonesia sendiri sebenarnya sudah bermula sejak zaman kerajaan. Namun, baru dikenal secara umum ketika tokoh pendidikan
Ki Hajar Dewantoro sebagai pelopor pendidikan nasional di Indonesia mencurahkan pemikirannya pada bidang sosiologi, terutama tentang konsep-konsep kepemimpinan dan kekeluargaan di Indonesia.
Di era penjajahan, para penjajah Belanda menulis karya ilmiah dengan masyarakat Indonesia sebagai objek penelitian mereka.
Kuliah-kuliah sosiologi mulai diberikan sejak sebelum Perang Dunia kedua, salah satunya di Sekolah Tinggi Hukum (Recthsogeschool) di Jakarta. Namun, di tahun 1934-1935, kuliah sosiologi justru dihapus.
Tahun 1948, Soenario Kopaking pertama kali memberi kuliah sosiologi sejak kemerdekaan Indonesia. Kemudian, buku-buku sosiologi mulai diterbitkan serta semakin banyak peneliti bidang ilmu sosiologi dari Indonesia.(*)
quipper











