TROL, Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui gerakan menanam pohon yang melibatkan aparatur negara. Aksi penanaman dilakukan secara serentak di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eco Bamboo Park Magetan, Rabu (24/12).
Kegiatan ini diikuti sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang naik pangkat, PPPK Tahap II, PPPK Paruh Waktu, serta anggota Pramuka. Gerakan tersebut merupakan bagian dari percepatan master plan penghijauan kota Magetan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, Muchllisun, mengatakan sedikitnya 2.000 bibit bambu ditanam di kawasan Eco Bamboo Park. Selain itu, penanaman juga dilakukan di sejumlah lokasi lain, seperti Hutan Kota Tematik Beringin dengan tanaman dari keluarga Fikus, penanaman pohon asam di sepanjang jalan, serta Hutan Kota Tematik Trembesi.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah konkret untuk memperkuat ruang hijau dan mendukung keberlanjutan lingkungan perkotaan,” ujar Muchllisun.
Mewakili Bupati Magetan, Asisten Administrasi Umum Setdakab Magetan Suci Lestari menyampaikan apresiasi atas partisipasi ASN dan PPPK dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan, bambu dipilih sebagai tanaman utama karena memiliki nilai ekologis tinggi.
“Bambu efektif menyerap karbon, mencegah erosi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mampu menyimpan air tanah. Penanaman bambu menjadi strategi menghadapi dampak perubahan iklim,” kata Suci.
Ia menambahkan, program penghijauan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperluas hutan bambu sebagai solusi alami untuk menekan emisi karbon dan dampak perubahan iklim. (*)
#Prokopim Magetan
#humpromagetan











