TROL, Sumenep – Nahas, Subairi (35) Warga Dusun Bajung Barat, desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal hingga meninggal Dunia (24/3)
Kejadian tersebut bermula saat korban bersama istrinya dengan mengendarai sepeda motor menuju ke pasar tumpah Desa Ambunten Tengah.
Selanjutnya korban pulang dari pasar, dan hendak mencukur rambut di salon simpang tiga Dusun Pandan desa Ambunten Tengah, lalu istri korban turun dari motor, kemudian korban memarkir sepeda motornya.
Namun tak lama Kemudian datang 2 orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor menghampiri dan memanggil korban dengan kata, “Ri” lalu dijawab oleh korban “apa kak” dan korban sempat menjulurkan tangan untuk bersalaman, kemudian pelaku berkata kembali “bekna lanyala ka bininah oreng” dengan bahasa madura yang artinya “kamu mengganggu istri orang” dengan serta-merta mengeluarkan sebilah celurit dan langsung membacok korban.
Kemudian istri korban berteriak minta tolong dan sempat bertanya kepada korban “sengko’ minta sapora, bekna andi’ salah apa” dengan logat Madura yang artinya “aku minta maaf, kamu punya salah apa” dan dijawab oleh korban “engko’ gibe, engko’ tak koat” yang artinya “aku bawa, aku tidak kuat”.
korban sempat dibawa ke Puskesmas Ambunten namun kemudian korban meregang nyawa dengan mengalami beberapa luka berat. Kabag Humas Polres Sumenep membenarkan atas kejadian tersebut
(Sutomo)











