Budaya  

Lestarikan Budaya Lokal, Nyadran Desa Watudandang Diisi Musik Campur Sari

TROL, Nganjuk – Suasana meriah dan penuh keceriaan terlihat saat warga Desa Watudandang, Kecamatan Prambon, Nganjuk menggelar tradisi Nyadran pada Sabtu (19/7).

Nyadran merupakan sebuah tradisi tahunan yang sarat makna untuk menghormati para leluhur. Dipimpin Sucipto selaku Kepala Desa, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik Campur Sari dari grup Sampurnaning Ngeluri Budoyo, menciptakan suasana yang meriah dan penuh keakraban.

Lantunan musik Campur Sari yang syahdu mengiringi warga yang berbondong-bondong hadir. Mereka menikmati alunan musik yang merdu sambil menyantap hidangan tradisional.

Acara Nyadran bukan hanya sekadar perayaan, melainkan juga menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Desa Watudandang.

Sucipto dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas partisipasi aktif warga dalam melestarikan tradisi Nyadran. Ia berharap tradisi ini akan terus diwariskan kepada generasi penerus, menjaga kelangsungan budaya lokal yang berharga.

Musik Campur Sari dari Sampurnaning Ngeluri Budoyo menjadi penyemarak utama acara, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi seluruh warga yang hadir. Nyadran tahun ini menjadi bukti nyata kekompakan dan kebersamaan warga Desa Watudandang dalam menjaga warisan budaya leluhur. (Lilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *