TROL, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus melakukan penataan infrastruktur perkotaan. Salah satunya melalui proyek pembenahan drainase, penataan kabel bawah tanah, dan pembangunan trotoar di sisi barat Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung.
Proyek senilai Rp2,568 miliar tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Untuk memastikan pelaksanaannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pekerjaan, Rabu (14/10).
Dalam sidak tersebut, Ahmad Baharudin didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tulungagung Erwin Novianto, Kepala Bagian Pembangunan Farid Abadi, serta sejumlah staf jajarannya.
Ahmad Baharudin menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam proyek penataan Jalan Teuku Umar, yakni pelebaran saluran drainase, penataan kabel utilitas bawah tanah, dan pembenahan trotoar.
“Ada tiga fokus pengerjaan yang di Jalan Teuku Umar ini, mulai dari pelebaran saluran air, penataan kabel bawah tanah dan penataan trotoar,” jelasnya.
Menurut Baharudin, pembenahan drainase dilakukan untuk meningkatkan kapasitas saluran air yang sebelumnya memiliki ukuran sekitar 60 sentimeter. Melalui pekerjaan tersebut, kedalaman saluran direncanakan mencapai satu meter.
Selain meningkatkan kapasitas drainase, proyek ini juga mencakup penataan jaringan kabel utilitas dengan menempatkannya di bawah tanah. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan jalan agar lebih rapi dan terintegrasi dengan fasilitas pedestrian.
Sementara itu, trotoar di sisi barat Jalan Teuku Umar juga akan dibangun ulang karena sebagian konstruksinya mengalami kerusakan.
“Nanti akan ada dua saluran, satu saluran air dan satunya lagi saluran untuk kabel bawah tanah. Jadi konsepnya sama seperti trotoar pada sisi timur,” imbuhnya.
Tak hanya fokus pada infrastruktur dasar, Pemkab Tulungagung juga menyiapkan konsep penghijauan di kawasan Jalan Teuku Umar. Penanaman pohon akan dirancang dengan memperhatikan kedalaman dan ruang tumbuh akar agar tidak merusak struktur bangunan maupun fasilitas trotoar.
Ahmad Baharudin menegaskan, penataan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membenahi tata ruang perkotaan secara berkelanjutan.
Melalui pembenahan drainase, penataan kabel utilitas, pembangunan trotoar, dan penghijauan, Pemkab Tulungagung berharap kawasan perkotaan menjadi lebih tertata, indah, aman, serta nyaman bagi masyarakat.
Penyelesaian proyek sesuai target juga menjadi hal penting agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya pengguna jalan dan pejalan kaki di kawasan Jalan Teuku Umar. (jk)











