Opini  

Maraknya Perusahaan Rokok Bodong Disumenep dan Lemahnya Pihak Bea Cukai

Foto : Khairul Jazil Al Faizi, Ketua Komisariat PMII Guluk-guluk

Oleh: Khairul Jazil Al Faizi

(Ketua Komisariat PMII Guluk-guluk)

TROL, – Maraknya pengusaha Rokok bodong di kabupaten Sumenep Jawa Timur yang diproduksi tanpa memenuhi kewajiban pajak dan cukai, menjadi ancaman besar dalam upaya pemerintah mengendalikan konsumsi rokok dan memitigasi dampak kesehatan jangka panjang.

Keberadaan rokok bodong memperparah angka perokok, khususnya di kalangan masyarakat menengah ke bawah yang cenderung memilih produk yang lebih murah tanpa memedulikan dampak kesehatannya.

Dalam rangka memuluskan jalur distribusi rokok tanpa pajak, pengusaha rokok bodong dan oknum bea cukai sering melakukan kongkalikong.

Mereka memperburuk situasi dengan membiarkan produk-produk ilegal ini beredar bebas di pasar, dan bahkan berkontribusi pada pembengkakan anggaran negara yang hilang akibat tidak terpungutnya cukai.

Misalnya tempat produksi rokok bodong milik inisial H. M yang ada di Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep, yang sampai saat ini masih tetap beroperasi dengan aman.

Melihat kondisi yang seperti ini, Khairul Jazil Al-Faizi, aktivis muda Sumenep sangat khawatir akan pesatnya perkembangan Rokok Bodong di daerah Sumenep yang tidak ada tindakan tegas dari pihak berwajib dan Bea Cukai.

Pasalnya, sepanjang informasi yang diterima, tempat produksi rokok bodong yang dimiliki inisial H. M sempat ada pemeriksaan dari pihak kepolisian dan bea cukai, namun tidak ada tindakan yang tegas dari pemeriksaan tersebut.

Menurutnya, hal ini sangat disayangkan dan otomatis akan menciptakan ketidaksetaraan yang semakin dalam di sektor industri rokok legal, di mana mereka harus bersaing dengan produk ilegal yang lebih murah.

Untuk memerangi praktik semacam ini, kami bersama aktivis Sumenep yang lain, akan melaporkan ke pihak kepolisian dan Bea Cukai. Mengingat praktik seperti ini sangat berisiko terhadap stabilitas ekonomi negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *