Konsisten Berprestasi, SMPN 3 Tulungagung Kembali Bawa Pulang Dua Gelar Kejuaraan Voli

TROL, Tulungagung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 3 Tulungagung. Kali ini, dua tim bola voli sekolah tersebut sukses naik podium dalam Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar SMP/MTs se-Kabupaten Tulungagung yang berlangsung di GOR Lembu Peteng.

Tim bola voli putra SMPN 3 Tulungagung (Arpega) berhasil meraih juara III. Sementara tim bola voli putrinya tampil lebih apik dengan mengamankan posisi juara II.

Capaian tersebut menambah deretan prestasi SMPN 3 Tulungagung di bidang olahraga. Hasil ini sekaligus menjadi bukti konsistensi sekolah dalam melakukan pembinaan dan pengembangan bakat olahraga peserta didik.

Kepala SMPN 3 Tulungagung, Heni Hendarto, mengatakan kejuaraan bola voli antar pelajar memiliki arti penting bagi pembinaan atlet usia dini. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi sarana untuk memetakan sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial.

“Pertandingan antar pelajar seperti ini menjadi wadah yang sangat penting untuk menjaring bibit atlet junior, khususnya usia 13 sampai 15 tahun. Anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus bisa mengukur kemampuan mereka,” kata Heni usai pertandingan, Rabu (2/9).

Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tidak bisa dicapai secara instan. Diperlukan pembinaan yang konsisten serta latihan berkelanjutan agar kemampuan atlet terus berkembang dan mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

Heni menyebut, para atlet pelajar perlu dipersiapkan secara bertahap untuk menghadapi kompetisi di tingkat provinsi, termasuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Yang paling penting adalah konsistensi pembinaan dan latihan. Dari kompetisi tingkat kabupaten ini, anak-anak dipersiapkan untuk bisa melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya.

Ia juga menilai tingginya partisipasi sekolah dalam kejuaraan tersebut merupakan perkembangan positif bagi pembinaan olahraga di Tulungagung. Peserta tidak hanya berasal dari sekolah negeri, tetapi juga sekolah-sekolah di wilayah pinggiran.

Kondisi itu, kata Heni, menunjukkan pembinaan melalui klub-klub olahraga di daerah mulai berjalan dengan baik.

“Sekolah jangan takut kalah. Kalah itu bagian dari proses belajar. Dari pertandingan kita bisa melihat kekurangan, kemudian melakukan evaluasi dan memperbaikinya,” tuturnya.

Lebih jauh, Heni menegaskan bahwa kemajuan olahraga pelajar membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, sekolah dan klub tidak bisa berjalan sendiri dalam mencetak atlet berprestasi.

Kolaborasi antara sekolah, klub, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan, pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta dunia usaha melalui dukungan sponsor dinilai penting untuk membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

“Prestasi olahraga membutuhkan sinergi. Tidak hanya sekolah, tetapi juga klub, pemerintah, KONI, dan dunia usaha. Kalau semua bersinergi, pembinaan atlet akan lebih kuat,” jelasnya.

Di SMPN 3 Tulungagung sendiri, pembinaan bola voli dilakukan secara rutin. Konsistensi latihan dan dukungan penuh orang tua menjadi salah satu faktor yang membuat tim Arpega mampu mempertahankan prestasi dalam berbagai kompetisi.

Dalam hal pendanaan, sekolah menerapkan pola kolaborasi antara Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan swadaya orang tua.

“Dana dari orang tua dikelola secara transparan oleh mereka sendiri untuk membiayai kebutuhan yang tidak dapat ditanggung melalui anggaran BOS, termasuk keikutsertaan dalam sejumlah kejuaraan mandiri di luar sekolah,” ungkapnya.

Raihan juara III tim putra dan juara II tim putri di GOR Lembu Peteng tersebut menjadi modal berharga bagi Arpega untuk terus berbenah. Hasil evaluasi dari kompetisi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus mematangkan mental bertanding para atlet muda SMPN 3 Tulungagung.

Prestasi itu juga menjadi pijakan bagi sekolah untuk terus melahirkan atlet-atlet pelajar potensial yang mampu membawa nama Tulungagung bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *