Bupati Pacitan Minta Dekranasda Gali Potensi Kerajinan dan UMKM Lokal

TROL, Pacitan – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meminta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pacitan segera melakukan pendataan dan pemetaan ulang potensi industri kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui perkembangan sekaligus mengidentifikasi pelaku usaha yang masih membutuhkan pendampingan, dukungan, maupun pengembangan.

Hal itu disampaikan Indrata saat mengukuhkan pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan periode 2025-2030 di Pendopo Kabupaten Pacitan, Selasa (29/9).

Bupati mengatakan, Dekranasda memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan seni kerajinan serta produk UMKM lokal. Terlebih, Pacitan memiliki beragam potensi kerajinan yang terus berkembang.

“Hal pertama yang harus dilakukan Dekranasda adalah melakukan pendataan dan pemetaan ulang industri kreatif dan UMKM lokal,” kata Bupati Indrata.

Menurutnya, pemetaan tersebut bukan sekadar untuk memperbarui data. Lebih dari itu, data yang akurat diperlukan untuk melihat potensi usaha yang masih membutuhkan bantuan, pendampingan, maupun dukungan agar dapat berkembang.

Dengan pemetaan yang lebih komprehensif, pemerintah daerah bersama Dekranasda diharapkan dapat menentukan bentuk intervensi dan pendampingan yang lebih tepat sasaran bagi para pelaku usaha.

“Kita berharap daya saing Pacitan bisa lebih tinggi dan ekonomi masyarakat bisa lebih tumbuh,” ucapnya.

Indrata juga mendorong Dekranasda untuk terus menggali potensi kerajinan yang ada di seluruh wilayah Pacitan. Pengembangan produk lokal dinilai dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk unggulan Pacitan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pacitan Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji mengatakan, keberadaan Dekranasda dibutuhkan sebagai fasilitator antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Efi, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan pelaku kerajinan dan UMKM mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan kualitas produk.

“Keberadaan Dekranasda sangat dibutuhkan sebagai fasilitator antara pemangku kepentingan dengan pemerintah. Sehingga bersama-sama dapat melakukan pendampingan dalam peningkatan kualitas,” katanya.

Bupati Indrata berharap sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam mendorong produk kerajinan dan UMKM Pacitan agar semakin berkembang dan memiliki daya saing. (*)

 

*sumber: prokopimkabpacitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *