foto : kepala brida tulungagung, Adi Prasetiya (kacamata) saat menghadiri rakortek brida dan inari expo 2024 (foto dokumen brida tulungagung)
TROL, Tulungagung – Bertempat di Auditorium Gedung BJ Habibie Lantai 3 Jakarta Pusat dan di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tulungagung mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Brida dan Indonesia Research and Innovation Expo (InaRI Expo) 2024.
Rakortek Brida ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan tema penguatan manajemen riset dan inovasi daerah. Gelaran ini digelar pada tanggal 7 – 11 Agustus 2024.
Pada kegiatan tersebut, langsung diwakili oleh Kepala Brida Tulungagung, Dr. Adi Prasetiya, S.E., M.M. dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Dan Pengkajian Peraturan, Oki Sakti Nugrahajati, SE., M.Si.
Kepala Brida Tulungagung, Dr. Adi Prasetiya, S.E., M.M., mengatakan kegiatan Rakortek Brida ini mengundang Brida/Bapperida seluruh Indonesia dengan beberapa agenda yang dilaksanakan.
“Arahan langsung dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc,” ungkap Adi Prasetya, Kamis (22/8).
Adi Prasetya melanjutkan, selain acara Rakortek juga dimeriahkan dengan kegiatan diskusi dari beberapa daerah yang sudah menjadi percontohan skala nasional, dengan beberapa materi antara lain:
1. Kepala Brida Kaltim dengan materi manajemen pengelolaan SDM Iptek.
2. Kepala Brida Sultra dengan materi manajemen kajian berbasis bukti.
3. Kepala Brida Jateng dengan materi manajemen pengelolaan kekayaan intelektual, serta paparan dan diskusi penentuan Produk Unggulan Daerah (PUD) dalam inventarisasi keunggulan daerah.

Lebih lanjut, Adi Prasetya mengatakan setelah kegiatan Rakortek Brida, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan InaRI Expo diselenggarakan acara pameran, dan juga wadah pertemuan para periset, mahasiswa, serta pemangku kepentingan lainnya untuk saling berkolaborasi dalam mengembangkan riset dan inovasi nasional.
“InaRI Expo 2024 selain menampilkan hasil riset dan inovasi BRIN, juga diikuti oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, BUMN, industri berbagai skala termasuk UMKM, asosiasi, dan organisasi internasional,” terangnya.
Adapun agenda Inari Expo sebagi berikut :
1. Pembukaan Inari Expo & IEMS 2024 dewan pengarah dan pimpinan BRIN.
2. Dialog dengan ketua dewan pengarah untuk pengembangan potensi daerah;
3. Workshop penguatan investasi daerah melalui pemanfaatan data IDSD.
4. Workshop pengendalian inflasi untuk penguatan ekonomi daerah.
5. Workshop model pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan.
6. Mengunjungi booth pavilun Brida/Bapperida dan pameran lainnya.
“InaRI Expo 2024 tidak hanya menjadi tolok ukur dari pencapaian riset dan inovasi karya anak bangsa, namun juga sebagai etalase dari kemajuan riset dan inovasi teknologi di Indonesia,” pungkas Adi Prasetiya. (jk)











