Plt Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Penguatan Ekoteologi di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri kegiatan Implementasi Ekoteologi dan Literasi Qur’an dalam Ekosistem Pendidikan Tinggi Islam Berdampak yang digelar di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Kamis (16/4).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia, Nazaruddin Umar, yang sekaligus memberikan orasi ilmiah di hadapan civitas akademika.

Sebelum acara utama, dilakukan penandatanganan prasasti Gedung Laboratorium Terpadu dan Gedung Klinik UIN Tulungagung oleh Menteri Agama sebagai simbol peresmian fasilitas baru di lingkungan kampus. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya peningkatan sarana pendidikan dan layanan kesehatan bagi mahasiswa dan masyarakat.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menilai penambahan fasilitas tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas akademik. Menurutnya, keberadaan laboratorium dan klinik kampus akan memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Menteri Agama Nazaruddin Umar dalam orasi ilmiahnya menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menyebut, konsep ekoteologi menjadi relevan untuk menjawab tantangan global terkait krisis lingkungan.

“Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengandung pesan kuat tentang menjaga alam dan kehidupan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perguruan tinggi Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis.

“Ekoteologi adalah jembatan antara iman dan tanggung jawab terhadap alam. Ini harus menjadi gerakan bersama, terutama di lingkungan pendidikan tinggi Islam,” tegasnya.

Selain orasi ilmiah, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi, pemaparan program, serta penguatan literasi Qur’an. Seluruh rangkaian acara diarahkan untuk membangun ekosistem kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, kementerian, dan perguruan tinggi Islam dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak, berilmu, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *