TROL, Sumenep – Baru-baru ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur adakan kegiatan sharing komunikasi dan motivasi yang bertajuk ” Pimpin Pemulihan Untuk Bergerak Mensukseskan Merdeka Belajar” yang dilaksanakan di gedung Ki Hajar Dewantara Sumenep, Selasa (24/5).
Dalam acara tersebut Disdik Sumenep menghadirkan narasumber Dr. Aqua Dwipayana pakar komunikasi dan motivator nasional
Dalam kegiatan itu Disdik Sumenep mengundang Kepala TK/PAUD Negeri/Swasta, Kepala SD Negeri/Swasta, Kepala SMP Negeri/Swasta dan Kepala PKBM di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.
Menurut salah satu peserta kegiatan itu diduga dibuat ajang bisnis untuk meraup keuntungan pasalnya dalam kegiatan diadakan praktek menjual buku kepada peserta. Praktek menjual buku itu dinilai ada unsur bisnis dan memberatkan bagi peserta.
Sementara sejumlah peserta yang hadir menjelaskan kepada wartawan bahwa dalam acara tersebut ada intervensi pejabat tinggi di Disdik yang mengintruksikan agar para kepala sekolah dan guru supaya hadir.
“Pendaftaran gratis tapi disuruh beli buku. Ini yang menjadi keberatan teman-teman Kasek dan teman-teman guru karena ada beli buku yang ada unsur bisnis. Peserta yang hadir mau tidak mau harus beli buku itu,” ungkap dia saat diwawancara yang minta namanya tidak dirahasiakan.
Salah satu kepala sekolah menyampaikan kepada wartawan bahwa sebelum kegiatan berlangsung awalnya hanya terdapat dua sekolah yang mendaftar mengikuti kegiatan itu. Sebab dalam kegiatan itu para peserta keberatan karena dibebankan harus membeli buku.
“SMP BLuto dan SMP Giligenting saja yang mendaftar,” jelasnya.
Namun karena ada intervensi dari pejabat tinggi di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengintruksikan supaya hadir. Jadi mau tidak mau hadir.
Buku yang harus dibeli itu seharga 135 ribu untuk dua buku. Buku yang berjudul Berkarya & Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial dan buku berjudul Humanisme Silaturahim Menembus Batas. Buku yang harus dibeli oleh peserta itu karya Aqua Dwipayana yang merupakan pembicara dalam kegiatan sharing komunikasi dan motivasi itu.
Peserta dalam kegiatan ini sekitar 200 orang. Bisa bayangkan berapa hasil dari jual buku dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Sumenep ini. Dapat dikalkulasikan, jika pesertanya berjumlah sekitar 200 orang dikalikan135 ribu. Jadi hasil dari jual buku itu sama dengan 27 juta.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra saat dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut, memilih untuk irit bicara.
“Insya Allah kalau bisnis dan pemaksaan tidak ada,” dalihnya. Namun enggan menjelaskan lebih lanjut saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsAppnya
Terkait hal ini wartawan terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta baru lain.
(hartono)











