Pemkot Blitar Resmikan Layanan Statistik Berdampak “Kompak” di MPP Bumi Bung Karno

foto: wawali kota blitar dan kepala bps kota blitar di acara peluncuran layanan statistik berdampak kompak kota blitar

foto: wawali kota blitar dan kepala bps kota blitar di acara peluncuran layanan statistik berdampak kompak kota blitar

TROL, Kota Blitar – Pemerintah Kota Blitar resmi meluncurkan Layanan Statistik Berdampak “Kompak” pada Jumat (13/2) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Bumi Bung Karno. Program ini menjadi langkah konkret penguatan pelayanan publik berbasis data melalui sinergi bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Peluncuran tersebut menandai komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan data yang akurat, mudah diakses, dan aplikatif bagi masyarakat. Layanan “Kompak” dirancang untuk memastikan produk statistik tidak hanya tersaji sebagai informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara langsung dalam perencanaan pembangunan maupun aktivitas ekonomi.

Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyatakan bahwa kehadiran layanan ini merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan publik di Kota Blitar. Menurutnya, ketersediaan data yang terbuka dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

“Program Kompak adalah wujud sinergi antara Pemerintah Kota Blitar dan BPS untuk memaksimalkan pelayanan berbasis digital. Data memiliki peran strategis, baik bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan maupun bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha dan potensi ekonominya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito, menjelaskan bahwa “Kompak” merupakan layanan kolaboratif yang menekankan pada pemanfaatan data secara berdampak. Melalui layanan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh data mentah, tetapi juga pendampingan dalam pengolahan dan analisis data.

Ia menambahkan, pelaku usaha dapat memanfaatkan data statistik untuk memetakan segmen pasar dan pola konsumsi masyarakat sebelum membuka usaha. Mahasiswa dan akademisi juga dapat mengakses data untuk mendukung kebutuhan penelitian, skripsi, maupun tesis.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas Kominfo dan ke depan akan melibatkan perangkat daerah lainnya, seperti Dinas Sosial. Tujuannya agar data yang tersedia benar-benar dimanfaatkan secara luas dan memberikan nilai tambah,” kata Hanung.

Dengan peluncuran Layanan Statistik Berdampak “Kompak”, Pemkot Blitar menegaskan arah pembangunan yang semakin modern dan berbasis data. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih presisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang terukur di Kota Blitar. (*)

#blitatkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *