Tekan Angka TPPO, DPP YPPM Gelar Sosialisasi CPMI di Ngadiluwih

foto: dpp yppm sosialisasi pemahaman dan penguatan perlindungan bagi cpmi di kecamatan ngadiluwih

 

TROL, Kediri – Dewan Pimpinan Pusat Yayasan Pendamping Pekerja Migran (DPP YPPM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Kamis (29/1). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta penguatan perlindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Jiwo Camat Kras yang juga menjabat sebagai Penjabat (Pj) Camat Ngadiluwih dengan peserta seluruh Sekretaris Desa dari Kecamatan Ngadiluwih dan Kecamatan Kras.

Dalam sambutannya, Jiwo menyampaikan dukungan penuh terhadap sosialisasi yang dilaksanakan oleh DPP YPPM. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting sebagai langkah preventif untuk meminimalisir terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang kerap mengancam CPMI.

Ia juga mengungkapkan harapannya agar ke depan di kedua kecamatan tersebut dapat dibentuk pos bantuan dan pendampingan dari YPPM. Pos tersebut diharapkan dapat mempermudah pendataan warga yang akan bekerja ke luar negeri maupun yang telah menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sementara itu, Ketua Umum DPP YPPM, Ahamad Maimun, selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya pemahaman hak dan kewajiban sebelum bekerja ke luar negeri. Menurutnya, pengetahuan tersebut menjadi kunci bagi pekerja migran untuk memperoleh jaminan perlindungan, keamanan, dan keselamatan selama bekerja di negara tujuan.

Ia menambahkan, peran pemerintah desa sangat krusial dalam proses penyiapan dan pendataan CPMI. Oleh karena itu, DPP YPPM menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan serta bantuan bagi CPMI agar dapat bekerja secara resmi sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan DPP YPPM dapat semakin kuat dalam melindungi pekerja migran dari berbagai risiko, khususnya praktik perdagangan orang. (Tian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *