TROL, Kota Blitar – Pemerintah Kota Blitar bergerak cepat menangani dampak bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Sukorejo pada Jumat (3/4) sore. Penanganan dilakukan secara terkoordinasi sejak laporan pertama diterima dari masyarakat.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, tim langsung diterjunkan ke lokasi terdampak. Sekretaris BPBD Kota Blitar, Gatot Widodo, menyebutkan sebanyak 13 personel dikerahkan setelah menerima laporan dari Call Center 112.
“Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ucap Gatot.
Ia menjelaskan, sejumlah titik terdampak tersebar di Jalan Jati, Jalan Manggar, Jalan Kedondong, dan Jalan Musi Barat. Hingga kini, pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah kerusakan rumah warga.
Penanganan di lapangan dilakukan bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan warga setempat. Kegiatan difokuskan pada pembersihan material bangunan, pemasangan terpal pada rumah terdampak, serta pemangkasan pohon tumbang yang berpotensi membahayakan.
“Lokasi awal kejadian berada di Jalan Jati dan Jalan Manggar, kemudian meluas ke beberapa titik lain. Kami bergerak cepat bersama unsur terkait dan masyarakat untuk memastikan kondisi segera tertangani,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Sukorejo, Reyza Pahlevi Genda, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak bencana. Berdasarkan data sementara, wilayah terdampak meliputi RW 1, 2, 3, 5, 7, 8, 12, dan 13.
“Laporan kami terima dari layanan 112 serta RT/RW setempat. Saat ini data warga terdampak terus kami himpun untuk kebutuhan penyaluran bantuan dan tindak lanjut perbaikan,” tuturnya.
Pemkot Blitar memastikan penanganan dilakukan secara optimal melalui kolaborasi lintas sektor guna menjaga keselamatan dan mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak. (*)
#blitarkota.go.id











