Festival KKA 2026 Jadi Langkah Kota Blitar Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi

TROL, Kota Blitar – Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi melalui Festival Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI Kota Blitar ini menjadi festival perdana implementasi pembelajaran coding dan artificial intelligence (AI) di Kota Blitar.

Festival berlangsung selama dua hari, 25–26 Mei 2026, di halaman UPT SMPN 7 Kota Blitar. Ratusan siswa dan guru dari berbagai sekolah tampak antusias mengunjungi tenant edukatif yang menampilkan hasil inovasi pembelajaran berbasis coding dan kecerdasan artifisial.

Ketua Pelaksana Kegiatan dari SLCC PGRI Kota Blitar, Anton Wijayanto, mengatakan festival tersebut menjadi bentuk keseriusan dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, festival ini merupakan tindak lanjut dari workshop implementasi KKA yang sebelumnya digelar pada 12–13 Mei 2026 di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Blitar.

“Festival KKA ini baru pertama kali digelar di Kota Blitar. Diawali workshop pada 12 sampai 13 Mei lalu di Dinas Pendidikan. Dari hasil workshop tersebut, karya-karya yang dibuat kemudian dipresentasikan dan ditampilkan dalam festival ini. Ada 20 tenant dari 11 gugus yang mewakili 48 SD dan 9 SMP,” kata Anton, Selasa (26/5).

Berbagai karya yang ditampilkan memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenal teknologi digital. Mulai dari coding sederhana, permainan edukatif hasil pemrograman, hingga implementasi kecerdasan artifisial dalam pembelajaran.

Anton menilai pendekatan tersebut efektif untuk mengenalkan teknologi sejak dini sekaligus membangun kreativitas peserta didik di era digital.

“Tujuan utamanya untuk mengubah mindset dan memotivasi bapak ibu guru di Kota Blitar agar terus berinovasi dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi, coding, dan kecerdasan artifisial untuk mendukung transformasi pendidikan yang modern dan adaptif,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pameran inovasi pendidikan, hasil karya dalam festival ini juga akan dibukukan melalui PGRI sebagai referensi materi pembelajaran KKA bagi guru di sekolah.

Melalui festival tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap implementasi pembelajaran berbasis teknologi semakin berkembang di lingkungan sekolah dan mampu mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, serta siap menghadapi tantangan era digital. (*)

#blitarkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *