TROL, Bojonegoro – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 resmi ditutup di Pendopo Malowopati, Jumat (10/7). Penutupan ajang olahraga dua tahunan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KONI, serta perwakilan atlet dan kontingen kecamatan.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, menilai pelaksanaan Porkab II menunjukkan perkembangan positif pembinaan olahraga di daerah. Salah satu indikatornya adalah semakin meratanya prestasi yang diraih kontingen dari berbagai kecamatan.
Menurut Tonny, kondisi tersebut mencerminkan bahwa proses pembinaan atlet di tingkat kecamatan berjalan semakin baik dan mampu melahirkan atlet-atlet yang kompetitif.
“Melalui Porkab, atlet-atlet dari berbagai kecamatan memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan menuju prestasi yang lebih tinggi,” ucapnya.
Ia menambahkan, Porkab bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana memperkuat budaya olahraga dan sportivitas di tengah masyarakat. Selain itu, kejuaraan ini menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Bojonegoro pada ajang olahraga tingkat provinsi hingga nasional.
Pada klasemen akhir, Kecamatan Bojonegoro berhasil mempertahankan dominasinya dengan keluar sebagai juara umum. Kontingen Kecamatan Bojonegoro mengoleksi 35 medali emas, 22 medali perak, dan 24 medali perunggu dengan total 208 poin.
Peringkat kedua ditempati Kecamatan Dander yang mengumpulkan 18 medali emas, 10 medali perak, dan 13 medali perunggu atau total 105 poin. Kecamatan Trucuk berada di posisi ketiga dengan raihan 12 medali emas, 10 medali perak, dan 6 medali perunggu, mengumpulkan 74 poin.
Sementara itu, Kecamatan Kapas menempati peringkat keempat setelah mengoleksi 10 medali emas, 11 medali perak, dan 10 medali perunggu dengan total 72 poin. Adapun posisi kelima diraih Kecamatan Sugihwaras dengan torehan 11 medali emas, 10 medali perak, dan 7 medali perunggu atau total 71 poin.
Berakhirnya Porkab II Kabupaten Bojonegoro 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi di seluruh kecamatan. Dengan semakin meratanya prestasi yang ditunjukkan para kontingen, Bojonegoro optimistis memiliki lebih banyak atlet potensial yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah pada kejuaraan tingkat Jawa Timur maupun nasional. (adi)
Sumber: bojonegorokab.go.id











