Pemkab Bojonegoro Siapkan Dua RTH Baru, Taman Migas dan Playground Ramah Anak

TROL, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menambah ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan perkotaan. Dua RTH baru kini disiapkan untuk mempercantik wajah kota sekaligus menghadirkan ruang publik yang nyaman, aman, dan inklusif bagi masyarakat.

Rencana tersebut dibahas Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran terkait saat mengkaji paparan draft desain dua RTH baru, Senin (31/8).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Luluk Alifah mengatakan, dua RTH yang sedang dalam tahap kajian tersebut adalah Taman Halte di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Karangpacar, serta Taman Migas yang direncanakan berada di Jalan HOS Cokroaminoto, Madean, Jetak.

“Untuk Taman Migas memiliki luas 1.031 m² dan mengusung konsep RTH penunjang menuju arah bundaran air mancur Jetak,” kata Luluk, Selasa (1/9).

Taman Migas nantinya tidak hanya menjadi kawasan hijau. Sejumlah fasilitas publik juga disiapkan untuk menunjang aktivitas warga, mulai area komunal, sarana olahraga outdoor, area duduk, toilet umum, hingga lahan parkir kendaraan roda dua dan roda empat.

Sementara itu, Taman Halte di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Karangpacar, memiliki luas 851 m². Taman tersebut dirancang dengan konsep yang ramah keluarga, salah satunya melalui penyediaan playground ramah anak.

Kehadiran dua RTH baru ini diharapkan dapat menambah ruang hijau aktif di kawasan perkotaan Bojonegoro. Selain memperindah tata kota, keberadaan ruang terbuka hijau juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan seimbang.

Pemkab Bojonegoro berharap RTH yang dibangun secara berkelanjutan dapat mendukung keseimbangan ekosistem perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ruang publik tersebut juga diharapkan menjadi alternatif rekreasi yang murah, aman, dan nyaman bagi warga.

Upaya memperluas ruang hijau tidak hanya menyasar kawasan perkotaan. Pemkab Bojonegoro sebelumnya juga telah membangun lima taman di kawasan perbatasan dengan kabupaten tetangga.

Lima taman tersebut berada di titik perbatasan Bojonegoro dengan wilayah sekitar, yakni Taman Perbatasan Gondang-Nganjuk, Taman Perbatasan Margomulyo-Ngawi, Taman Perbatasan Kedungadem-Lamongan, Taman Perbatasan Padangan-Cepu, serta Taman Perbatasan Baureno-Babat.

Pengembangan RTH dan taman perbatasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro menghadirkan ruang publik yang lebih representatif. Tak sekadar mempercantik kawasan, taman diharapkan menjadi ruang interaksi, olahraga, dan rekreasi masyarakat sekaligus memperkuat karakter lingkungan perkotaan yang lebih hijau. (adi)

 

*sumber: bojonegorokab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *