TROL, Kota Blitar – Persoalan genangan air yang kerap muncul saat musim penghujan menjadi perhatian dalam pelaksanaan program Kelurahan Berdaya, Menuju Kota Masa Depan (Karya Mas) di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin meninjau langsung pengerjaan saluran air di Jalan Jati Gang V, Sabtu (12/9). Proyek tersebut menjadi salah satu kegiatan fisik yang dipilih masyarakat melalui program Karya Mas untuk mengatasi persoalan drainase di lingkungan setempat.
Mas Ibin mengatakan, Karya Mas merupakan program yang pelaksanaannya melibatkan masyarakat dengan pendampingan dari Pemerintah Kota Blitar. Jenis pekerjaan yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
“Peningkatan irigasi atau saluran air ini meliputi penambahan luas, baik kedalaman maupun pelebaran untuk memperkokoh saluran agar tidak terjadi kendala ambrol, banjir meluber dan lain-lain,” tegas Mas Ibin.
Menurutnya, pengerjaan saluran air di Jalan Jati Gang V dilakukan dengan menambah luas dan kedalaman saluran. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampung air, terutama ketika debit air meningkat pada musim penghujan.
Pemilihan kegiatan tersebut, lanjut Mas Ibin, merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan setempat. Melalui Karya Mas, masyarakat memiliki ruang untuk menentukan pembangunan yang dinilai paling mendesak di wilayahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Blitar, Fredy Hermawan, menyebut terdapat lima titik proyek fisik yang dikerjakan di Kelurahan Sukorejo.
Kelima proyek tersebut meliputi pengerjaan saluran air, pembenahan jalan berlubang, hingga pavingisasi. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 130 hari, terhitung sejak 14 Agustus 2026.
“Hari ini Wali Kota Blitar berkenan hadir langsung terkait dengan pelaksanaan program Karya Mas di wilayah Kecamatan Sukorejo. Kegiatan ini untuk menyelesaikan hambatan yang saat ini sering dikeluhkan oleh masyarakat yang terkendala dengan saluran air,” kata Fredy.
Fredy berharap seluruh proyek yang didanai Pemerintah Kota Blitar melalui program Karya Mas tersebut dapat berjalan sesuai target. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, pembangunan itu diharapkan mampu menjawab kebutuhan dan persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.
“Harapannya tentu pekerjaan bisa berjalan sesuai target dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Melalui program Karya Mas, pemerintah daerah mendorong pembangunan berbasis kebutuhan warga. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat dalam menentukan pekerjaan yang dinilai paling dibutuhkan di lingkungannya. (*)
*sumber: blitarkota.go.id











