TROL, Tulungagung – Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang digelar pada Minggu (1/11). Berpusat di Lapangan Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus mengampanyekan pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Lapangan Desa Mulyosari menjadi titik pemberangkatan sekaligus garis finis peserta jalan sehat. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan yang kental dengan nilai-nilai ukhuwah dan persaudaraan. Semarak kegiatan semakin terasa dengan adanya berbagai hadiah menarik bagi peserta, termasuk hadiah utama berupa seekor kambing.
Camat Pagerwojo, Wahyu Yuniarko, S.E., M.A.P., turut hadir dan mengikuti kegiatan jalan sehat tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi gambaran semangat kebersamaan yang menjadi salah satu nilai penting dalam peringatan Hari Santri.
Menurut Wahyu Yuniarko, kegiatan jalan sehat memiliki makna lebih dari sekadar menjaga kebugaran tubuh. Melalui kegiatan bersama seperti ini, masyarakat dapat memperkuat hubungan persaudaraan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.
“Melalui kegiatan jalan sehat ini, kita ingin membangun kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum meneladani perjuangan para santri dan ulama dalam menjaga persatuan serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Semangat Hari Santri hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai peringatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, menebarkan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih dari itu, nilai-nilai perjuangan santri diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Semangat keikhlasan, kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkemajuan.
Melalui kegiatan Jalan Sehat Hari Santri 2026 ini, diharapkan terbangun masyarakat yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga semakin kuat dalam menjaga persaudaraan dan persatuan.
Semangat tersebut terangkum dalam pesan yang menjadi ruh kegiatan: Sehat Jasmaninya, Kuat Ukhuwahnya, Hebat Santrinya. (jk)











