TROL, Tulungagung – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jumat malam (30/10), untuk menyaksikan kemeriahan Kandung Festival 2026. Kegiatan yang menggabungkan promosi produk lokal dan pertunjukan seni tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.
Mengusung tema “Menggali Potensi, Menggerakkan Ekonomi, Memajukan Rejotangan yang Mandiri dan Berdaya Saing”, festival ini menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Sejumlah stan bazar UMKM meramaikan kegiatan tersebut dengan menawarkan berbagai produk, mulai dari aneka kuliner, kerajinan, hingga hasil bumi. Selain bazar, panggung hiburan juga diisi penampilan seni dan kreativitas generasi muda serta kelompok seni lokal.
Dalam kunjungannya, Ahmad Baharudin bersama Camat Rejotangan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) berkeliling meninjau stan-stan bazar. Ia juga berdialog langsung dengan sejumlah pelaku UMKM untuk mengetahui jenis produk yang dipasarkan serta aktivitas usaha yang mereka jalankan.
Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung potensi usaha masyarakat Rejotangan yang turut mengambil bagian dalam kegiatan festival.
Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, Kandung Festival 2026 juga dimanfaatkan sebagai sarana mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen. Melalui kegiatan semacam ini, produk lokal diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.
Penyelenggaraan festival tersebut diharapkan mampu memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM. Di sisi lain, keterlibatan generasi muda dan kelompok seni lokal turut memperlihatkan potensi kreativitas masyarakat yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari kekuatan daerah.
Antusiasme warga mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga larut malam. Kandung Festival 2026 pun menjadi salah satu upaya Kecamatan Rejotangan dalam mengangkat potensi lokal melalui perpaduan kegiatan ekonomi, seni, dan kebersamaan masyarakat. (jk)











