TROL, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung resmi meluncurkan logo dan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung Tahun 2026. Peluncuran yang dipusatkan di Simpang Titik 0 Kilometer Tulungagung, Jumat (30/10), menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan hari jadi yang akan berlangsung hingga Desember mendatang.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau perwakilan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Pada peringatan tahun ini, Pemkab Tulungagung mengusung tema “Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi”. Tema tersebut merepresentasikan semangat kebangkitan, persatuan, dan pengabdian seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.
Secara filosofis, Gumregah bermakna bangkit dengan semangat baru, inovasi, dan optimisme. Nyawiji mencerminkan pentingnya persatuan, gotong royong, serta sinergi antarelemen masyarakat. Sementara Ngabekti mengandung pesan pengabdian yang tulus dan komitmen memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.
Adapun frasa Tumuju Tulungagung Lohjinawi menjadi gambaran cita-cita bersama untuk mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang makmur, subur, dan sejahtera.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam peluncuran tersebut adalah logo resmi Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung yang lahir dari kreativitas masyarakat lokal.
Logo tersebut merupakan hasil sayembara desain yang berhasil menghimpun 60 karya dari para peserta. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian, ditetapkan enam pemenang, dengan karya Juara I terpilih sebagai logo resmi Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung Tahun 2026.
Pelibatan masyarakat melalui sayembara ini menjadi salah satu bentuk ruang apresiasi bagi kreativitas dan potensi putra-putri daerah untuk turut mengambil bagian dalam momentum bersejarah Kabupaten Tulungagung.
Nuansa perayaan semakin terasa melalui penampilan sejumlah kelompok seni dan hiburan lokal. Di antaranya kesenian Jaranan Sentherewe “Patupa Putra”, Pasir Angklung Percussion (PAP), serta Avogato Band yang turut memeriahkan acara peluncuran.
Sementara itu, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan dengan mencakup sejumlah sektor, mulai dari pemerintahan, sosial, budaya, ekonomi, olahraga, hingga hiburan rakyat.
Melalui momentum peringatan hari jadi ini, Pemkab Tulungagung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan daerah.
Peringatan 821 tahun Kabupaten Tulungagung diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkokoh persatuan, menumbuhkan optimisme, serta memperkuat komitmen pengabdian demi mewujudkan Tulungagung yang semakin maju, makmur, dan sejahtera. (jk)











